Senin, 18 December 2017

Jokowi Resmikan Bandara Udara Internasional Silangit

Gubsu Minta Silangit Dibesarkan, Jokowi Janji


#jack, medan

Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi beserta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah menteri kabinet kerja meresmikan Terminal Bandara Udara Internasional Silangit di Siborong-borong Tapanuli Utara, (24/11/2017). Bandara Internasional Silangit kini memiliki landas pacu dengan panjang 2.650 meter dan lebar 45 m sehingga bisa darati pesawat jenis Boeing 737.

Peresmian ditandai dengan pelepasan burung merpati  sembari Presiden Joko Widodo melafaskan kalimat berbahasa Batak. “Bukama pintu, Bukama harbangan. Ai Nunga rade labuan, ni hapal habang Internasional. Pidong na habang, sarma barita on tu luat portibi.  Dengan mengucapkan Bismmillahirahmanirahim saya nyatakan Bandara Internasional Silangit resmi dibuka,” ujar Joko Widodo diiringi bunyi gondang Batak.

Makna yang disampaikan presiden saat meresmikan tersebut adalah: “ Bukalah pintu,

bukalah gerbang, karena sudah siap pelabuhan, kapal terbang internasional. Burung yang terbang , maka tersebarlah berita ini hingga ke luar negeri”. Ucapan Jokowi tersebut mendapat aplus dari hadirin terutama warga masyarakat setempat.

Selanjutnya Presiden didampingi Gubsu Tengku Erry Nuradi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini M Soemarno memukul gondang dan menandatangani prasasti.

Jokowi dalam sambutannya mengatakan Bandara Internasional Silangit akan menjadi gerbang  bagi wisatawan berkunjung, gerbang kreatifitas dalam pelestarian adat batak, serta gerbang untuk marsipature hutanabe. “Gerbang untuk  membangun kampung halaman dan terutama gerbang untuk menuju peningkatan kemakmuran kesejahteraaha seluruh masyarakat batak,” seru Jokowi.

Sementara itu sebelumnya, meminta kepada Presiden Joko Widodo agar perkembangan bandara silangit akan terus dikembangkan sehingga landasan pacu yang saat ini sepanjang 2.650 m dapat ditingkatkan pada masa mendatang. Permintaan Gubsu dan juga permintaan masyarakat Sumut itu mendapat perhatian khusus presiden. Di akhir pidatonya, Joko Widodo mengingatkan Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN agar memperpanjang runway Bandara Internasional Silangit sekaligus memperluas terminalnya.

“Saya minta runway-nya diperpanjang lagi dari 2.650 menjadi 3.000 meter, agar pesawat berbody paling besar bisa masuk Silangit, paling lambat 2020. Dan terminalnya dari 3.000 meter persegi menjadi 10 ribu meter persegi,” seru Jokowi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pihaknya giat membangun bandara sejalan dengan meningkatnya tren jumlah penumpang udara dimana dari tahun 2015 berjumlah 90 juta penumpang, maka pada tahun 2019 diprediksi mencapai 162 juta penumpang per tahun. ***

TEKS FOTO: Presiden RI Joko Widodo (kanan) didampngi Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri Sekretari Negara Pratikno  saat meninjau bandara pada saat meresmikan Bandara Internasional Silangit di Kecamatan Siborong borong Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara, Jumat 24/11/2017.