Kamis, 16 August 2018

Pilgub Sumut 2018: Edy-Ijeck No. 1, Djarot-Sihar No. 2


#wasgo, medan

Komisi pemilihan Umum (KPU) Sumut, Selasa (13/2) kembali menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda pengundian nomor urut pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 di Grand Mercure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. Pada pengundian tersebut, pasangan Gubsu dan Wagubsu 2018 Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Ijeck) mendapat nomor urut 1, sedangkan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat nomor urut 2.Sebelumnya, Senin (12/3/2018) di Grand Mercure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, pihak penyelenggara Pilkada serentak pada tahun ini juga telah menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon Gubsu dan Wagubsu 2018 yaitu Edy-Ijek dan Djarot-Sihar Sitorus. Sementara, pasangan JR Saragih-Ance terhenti dikarenakan legalisir ijazah atasnama JR Saragih tidak diakui Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Dari pengamatan wartawan inimedanbung.com di lokasi, kedua pasangan calon tampak kompak mengenakan pakaian putih cuma ada sedikit yang membedakan pasangan Djarot-Sihar Sitorus memakai selempang ulos khas Sumatera Utara. Meriahnya, para pendukung kedua pasangan calon Gubsu dan Wagubsu 2018 meneriakkan yel-yel masing-masing membuat suasana ruangan menjadi gemuruh.

Setelah melalui berbagai rangkaian acara yang dibuat KPU Sumut, kedua wakil pasangan calon kepala daerah pun secara bersama-sama mengambil nomor urutan pengambilan undian nomor urut. Djarot dan Sihar mendapat kesempatan kedua mengambil undian nomor, kemudian Edi-Ijeck yang pertama.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea usai pencabutan nomor urut ini mengatakan, masa kampanye dimulai tanggal 15 dan dimohonkan setiap pasangan calon ketika berkampenye agar jujur, akuntabel dan transparan. "Kita mau kampanye jangan ada saling ejek yang dapat menyinggung pihak lain. Jaga kerukunan umat beragama dan jangan terjebak politik uang, SARA dan selalu di dalam koridor hukum yang berlaku," katanya.

Hadir pada acara ini Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung dan Musfida tingkat I Sumut serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut serta tokoh adat yang ada di Sumut. ***