Kamis, 16 August 2018

Berkunjung Ke Rantauprapat :

Berikan Buku Sejarah Labuhanbatu Kepada Iwan Fals


#yasmir, rantauprapat

Penyanyi "legendaris" Indonesia, Iwan Fals, Kamis (8/2/2018) sore, berkunjung ke Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Penyanyi "gaek" yang dikenal dengan lagu "Bento" itu, berada di "kota karet" Rantauprpat, hanya sekitar 1 jam.

Dalam kunjungan yang luput dari pantauan awak media, Iwan Fals bertemu dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Labuhanbatu, Ir Leo Sunarta Marpaung MMA, Ketua Forum Masyarakat Literasi (FML), Jumain Hasibuan, akademisi Tatang Hidayat Pohan dan beberapa aktifis lainnya.

Ketua Forum Masyarakat Literasi (FML) Labuhanbatu, Jumain Hasibuan menyebutkan, Iwan Fals berkunjung di daerah ini dalam rangka silaturrahmi dengan aktifis / pegiat literasi.

Menurut Jumain, Iwan Fals sengaja singgah di Rantauprapat, dalam rangka bersilaturrahmi dengan Badan Pengurus OI Labuhanbatu. "Kedatangan Iwan Fals benar-benar mengejutkan banyak orang. Apalagi sebelumnya tidak ada di publis ke masyarakat.

Iwal Fals bisa berkunjung ke Rantauprapat, ucap Jumain, berkat kegigihan dari mantan Ketua BPK OI Labuhanbatu, Zul Andi Simatupang serta Ketua BPK OI Labuhanbatu saat ini, Vikki Abdillah.

Dalam kunjungan singkatnya di Rantauprapat, penyanyi legendaris Iwan Fals ini, menerima sejumlah cenderamata diantaranya, dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Labuhanbatu, Ir Leo Sunarta MMA, berupa buku Sejarah Labuhanbatu. Akademisi Tatang Hidayar Pohan MSi, juga memberikan cenderamata, beberapa judul buku. Beberapa aktifis dan pegiat literasi lainnya juga memberikan cendera mata.

Dalam kesempatan ini, Iwan Fals menyampaikan terima kadih dan penghargaan kepada aktifis dan pegiat literasi, yang telah menerima dirinya untuk bersilaturrahmi dengan warga masyarakat daerah ini.

Dilain pihak, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Labuhanbatu, Ir Leo Sunarta Marpaung MMA, memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang memfasilitasi kunjungan Iwan Fals di Rantauprapat. " Dengan berkunjungnya Iwan Fals di Rantauprapat, itu artinya gerakan literasi di Labuhanbatu, akan lebih menadional lagi", ucap Leo.

Dia berharap, tokoh-tokoh nasional, bahkan kalau mungkin tokoh internasional bisa berkunjung ke daerah ini. Agar berbagai potensi yang ada didaerah ini, bisa diketahui masyarakat ditingkat nasional maupun internasional. ***