Jumat, 15 December 2017

Gubsu dan Walikota Medan Berdzikir di Tahun Baru Islam

Ali Jaber Berharap Ulama Indonesia Bersatu Mengkaji Diri


#jack, medan

Ribuan jemaah menitikkan air matanya saat berzikir, terutama disaat Al Ustadz Syekh Ali Jaber menutup tausiahnya dengan doa.  Dengan suara terbata-bata, ulama berdarah Arab ini menangis meminta ulama umara di Indonesia bersatu, terutama di Kota Medan dan Sumut.

Dalam tausiahnya, Syekh Ali Jaber lebih dahulu mengupas sejarah Tahun Baru Islam. Dikatakannya, Tahun Baru Islam merupakan peristiwa hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW dari Kota Mekah ke Madinah. Hijrah ini dilakukan Nabi Muhammad atas izin Allah setelah tidak ada lagi umat di Kota Mekah yang menerima dakwahnya. Di samping itu selama 13 tahun Nabi Muhammad dihina, difitnah, diancam, diusir serta keselamatannya pun terancam di Kota Mekah.

Menurut Ali Jaber, pertama kali yang dilakukan Nabi Muhammad dalam hijrahnya ke Kota Madinah yakitu mempersatukan  kamum Muhajirin dengan Anshor. Sebab, umat Islam tidak akan kuat jika terpecah-pecah. Artinya,  boleh ada perbedaan dalam pandangan maupun sikap namun tetap bersatu dalam Islam.

Selanjutnya Ali Jabber menjelaskan, Tahun Baru Islam harus dimaknai dengan hijrah yang berarti perpindahan atau perubahan.  Pindah yang dimaksud bukan semata tempat melainkan  pindah atau perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Dia menganalogikan Kota Medan yang kini terus melakukan pembangunan sehingga kini lebih maju dan sejahtera dibandingkan sebelumnya termasuk dengan hijrah.

“Jadi inti hijrah itu merupakan perpindahan ataupun perubahan dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi. Jadi mari kita jadikan Tahun baru Islam ini momen untuk melakukan hijrah dalam semua lini untuk menjadi lebih baik,” kata Ali Jaber.

Menyikapi tantangan yang dihadapi ke depan cukup berat, Ali jaber mengajak seluruh umat Islama untuk bersatu. Kemudian mengajak untuk terus mendoakan para ulama untuk terus teguh dan istiqomah dalam menyampaikan syiar Islama sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist.

Kemudian mengingatkan agar para ulama untuk tahu dengan posisinya dan selalu menjaga kemuliannya. Serta mengajak seluruh ulama untuk bersatu dengan umarah (pemerintah) dengan selalu membahagiakan umat. “Tugas ulama itu membawa umat untuk mendapatkan ridha Allah SWT, sedangkan tugas umara membawa umat untuk mendapatkan kebahagian dan kesejahteraan. Oleh karenanya ulama dan umarah harus bersatu,” pesannya.

Gubsu Tengku Erry Nuradi dan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin bersama ribuan jemaah berDoa dan Dzikir Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H di Lapangan Benteng Medan, Kamis (21/9/2017) itu dipandu KH Buya Amiruddin MS.

Sebelumnya Gubsu mengatakan acara peringatan tahun baru Islam ini merupakan momentum yang tepat untuk mengkaji kembali apa yang telah dilakukan selama tahun lalu.

“Ini momentum kita untuk mengkaji diri apa yang telah kita lakukan selama tahun lalu, baik yang berhubungan dengan ibadah kepada Allah maupun hubungan sesama manusia sebagai mahkluk sosial. Disamping itu perlu juga dikaji kembali peran serta kita dalam mensukseskan pembangunan di Medan maupun di Sumut,” ujar Erry.

Sementara itu Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin berharap agar Tahun Baru Islam 1439 H ini menjadi momentum bagi semua untuk merefleksi diri agar menjadi lebih baik lagi. Di samping itu Wali kota juga mengajak seluruh umat untuk bersama-sama membangun Kota Medan yang dilandasi dengan rasa keimanan.

“Insya Allah dengan semangat Tahun Baru Islam 1439 H ini, mari  terus kita memperbaiki diri untuk menjadi insan-insan yang lebih baik lagi ke depannya. Di samping itu bersama dengan pemerintah, mari kita bersama-sama membangun kota yang kita cintai sehingga terwujud  pembangunan seperti yang kami cita-citakan dalam lima tahun  masa kepemimpinan kami,” kata Eldin.

Wali Kota dalam kesempatan itu bersama Gubsu dan Wakil Wali Kota memberikan  bantuan sejumlah Al Qur’an dengan huruf braile Arab bagi penyandang tunanetra.  Diharapkan bantuan itu dapat membantu sekaliguas mempermudah penyandang tunanetra.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS Kol Inf Bambang Herqutanto, Sekda Kota Medan/ Syaiful Bahri Lubis, pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, camat, lurah dan kepala lingkungan. ***