Jumat, 14 December 2018

Komitmen Ikrar Bersama:

Anti Hoax, Ujaran Kebencian dan Isu SARA


#jack, medan

Komunitas Media Cetak, Media Elektronik dan Media Online Ikrar Bersama sebagai bentuk anti hoax dalam kesepakan yang ditandatangani, anti ujaran kebencian dan anti penyebaran isu SARA di Hotel Emerald Garden, Medan, Sumut, Jumat (16/03/2018).

Hadir pada ikrar bersama itu antara lain Ketua PWI Sumut Hermansyah, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumut Mei Leandha, perwakilan organisasi televisi, pimpinan redaksi media cetak, elektronik dan media online, insan pers, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kolonel Bambang Herqutanto, Ketua MUI Kota Medan M Hatta, pengamat media Abdul Hakim Siagian, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, perwakilan KPID Sumut, Ketua SPS Sumut Farianda Putra Sinik dan lainnya.

Kepala Polrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan tujuan yang diharapkan pada penandatanganan ikrar bersama ini guna memantapkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Medan. Terlebih-lebih pada pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

Menurut Dadang, perbedaan adalah suatu yang wajar dalam negara demokrasi. Implikasi demokrasi itu sendiri, kata dia, salah satunya pemilihan kepala daerah. "Yang menjadi tidak wajar adalah polarisasi malah dieksploitasi menjadi konflik," kata Dadang.

Media sebagai salah satu pilar demokrasi, kata Dadang, sangat berperan penting dalam menciptakan ketertiban dan keamanan. Tapi jika media telah dijadikan alat oleh segelintir orang demi kepentingan tertentu maka runtuhlah demokrasi. 

"TNI, Polri dan aparatur pemerintah kota atau kabupaten tidak bisa mengatasi sendiri dalam menciptakan kamtibmas. Jadi peran media di sini sangat penting," katanya. ***