Jumat, 15 December 2017

Milad 52 Tahun Kokam Pemuda Muhammadiyah dan Diksuspimwil

Gubsu: Kokam Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba


#jack, medan

Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menghadiri Apel Kebangsaan sekaligus Milad ke-52 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Pemuda Muhammadiyah, Jumat sore, (6/10) di alun-alun kabupaten Deli Serdang.

Pada acarayang dihadiri  Wakil Ketua MPR RI Dr Hidayat Nur Wahid dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais, bertindak sebagai Pembina Apel Panglima Kokam yang juga ketua DPP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi pada kesempatan tersebut mengharapkan Kokam Pemuda Muhammadiyah menjadi Garda Terdepan bagi pemuda di Provinsi Sumatera Utara, karena lanjutnya masih banyaknya permasalahan khususnya pemuda diantaranya masalah narkoba. “Kokam diharapkan menjadi Garda terdepan memerangi masalah narkoba khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya,” ujar Gubsu Erry.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua PW Muhammadiyah Sumut Hasyimsyah Nasution, Ketua Aisyah Hj Elinita, Rektor Muhammadiyah Agus Sanibupati Tapanuli Tengah, wakil Bupati Deli Serdang pimpinan wilayah dan daerah muhammadiyah, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut M Basir Hasibuan, Ketua PD Muhammdiyah Deli Serdang Bayu Sumantri Agung, Bupati Tapteng Bachtiar Sibarani, wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars dan Kokam Pemuda Muhammadiyah se Wilayah Sumatera.

Hidayat Nur Wahid pada kesempatan itu mengharapkan Kokam Muhammadiyah bisa membawa keberagaman menjadi persatuan yang kuat untuk melawan segala paham radikalisme yang memcah NKRI. “Mudah-mudahan Kakom Pemuda Muhammadiyah dengan apel kebangsaannya akan membawa kerahmatan, berani menjawab tantangan dan menghadirkan Indonesia yang berkemajuan,” ujar Hidayat Nur Wahid yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Panglima Kokam Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam amanatnya mengatakan bahwa Kokam ada bukan sekedar memaknai keberadaan fisik, keberanian tapi Kokam berkumpul karena Kokam Pemuda Muhammadiyah punya keberanian yang berangkat dari nurani yang berangkat dari hati. “Kekuatan dan senjata Kokam adalah tauhid, ilmu, amal. Tidak ada senjata yang bisa dikalahkan dengan semangat tauhid. Negeri ini bisa menang dalam perjuangan karena semangat tauhid itu,” ujarnya.***