Bangunan Pagar di Kelurahan Mencirim Resahkan Warga

#erwin, binjai

Salah seorang warga, buk Yun (55) dan keluarganya memagar jalan umum di kawasan Jalan Juanda I, Lingkungan V, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur. Pemagaran jalan umum itu meresahkan warga (AP Batehe).Pemagaran itu sudah berjalan dua minggu lalu.Padahal tanah itu masih milik PTPN II. Akibat Pemagaran jalan  umum itu mobil kita untuk berdagang tidak bisa keluar sehingga mematikan usaha saya.Kalau sebelum ada pemagaran,mobil kita bisa mutar.Tapi sekarang ngak bisa, ungkap salah seorang warga AP Batehe kepada inimedanbung,Minggu (2/5/2021).

Sebelumnya,lanjut Batehe, kita sudah melapor ke Satpol PP, tapi hingga kini belum ada tindakan apapun.

Sementara itu, Buk Yun ketika dikonfirmasi seputar permasalahan pemagaran itu, mengaku bahwa pemagaran itu adalah hak dia.Kenapa ada orang yang keberatan. Sedangkan pagar itu diatas tanahnya.  “Kalau mau tanya secara mendetail dan keberatan terkait pembangunan pagar itu, jumpai saja kuasa hukum saya ke UMSU Medan.

Disisi lain, AP Batehe menjelaskan bahwa kami kedua belah pihak telah dimediasi pihak Kelurahan Mencirim.Namun buk Yun dan keluarganya tetap tidak mau membongkar pagar tersebut.

AP Batehe  yang juga ketua DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia Kota Binjai meminta kepada Walikota Binjai Drs H.Amir Hamzah untuk menindaklanjuti permasalahan pemagaran di Jalan Juanda I, Lingkungan V, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur agar tidak terjadi permasalahan yang lebih besar. ***

Print Friendly, PDF & Email