Walikota Binjai Pimpin Rakor Pembahasan PPKM

#jack, binjai

Walikota Binjai Drs. H. amir Hamzah M.AP pimpin Rapat Koordinasi mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Aula Balai Kota Binjai Jalan Jendral Sudirman No. 6. Kamis (15/07/2021).

Terdapat 25 titik keramaian tempat berkumpul warga yaitu  Binjai Timur : Meuligoe Kopi Aceh dan Origin  Café. Binjai Utara :Warkop Bang Kumis, Dilan Cafe, Kafe Keboen, Sawah Lukis dan Taman Selfie. Binjai  Barat : Sixteen Cafe, Escape Coffee, Limau Bali Coffee, Vmart. Binjai Kota :  Warkop Wahadi, Oe  Coffee, Coffeeday, Biji Kopi, Serambi Coffee, Gara Gara Kopi, Durian Bolang, Warkop Welly. Binjai Selatan : Kelapa Kopi dll.

Walikota Binjai membahas pelaksanaan  Surat Edaran Walikota Binjai Nomor 440-5341  tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko penanganan Covid19 untuk pengendalian penyebaran Covid19 di Kota Binjai.

Sebagai tindak lanjutnya, Walikota menyampaikan dalam  penegakan   Surat Edaran  Walikota  agar melibatkan  ulama  dan tokoh masyarakat. “ Kepada  pemilik usaha yang telah mendapat sosialisasi  Surat Edaran Walikota agar membuat  surat pernyataan atau tanda terima. Jika  nanti mereka kedapatan melanggar   bisa   langsung  dikenai  sanksi,” kata Amir.

Walikota juga menyampaikan untuk melibatkan semua OPD sesuai domisili. Lanjutnya Ia  menyampaikan kepada Camat dan Lurah  untuk pelaksanaan vaksinasi agar menyiapkan  surat pengantar untuk warganya yang akan divaksin dan lokasi  vaksinasi disesuaikan dengan domisili  warga agar tidak terjadi kerumunan.

Sementara itu, Dandim 02/03 Lkt Letkol Inf Joko Wisnu Saputra menyampaikan sarannya kepada Camat agar turun langsung ke tempat keramaian  untuk  menyerahkan Surat Edaran Walikota kepada Pemilik Usaha.Tanyakan  kapasitas pengunjung  untuk memastikan  jumlah pengunjung  tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas yang tersedia. “Saat tim melaksanakan  sosialisasi atau  penindakan  agar dilengkapi dengan dokumentasi video, tidak hanya foto. Tujuannya sebagai bukti jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.                        Surat edaran ini harus  benar- benar diimplementasikan di lapangan, jangan sekedar sosialisasi, harus ada penindakan,”ujarnya.

Sekda Kota Binjai H. Irwansyah Nasution mengatakan dalam penegakan Surat Edaran Walikota ini agar dilakukan secara persuasif, tidak boleh  cara kekerasan. “Untuk keramaian di Lapangan Merdeka agar  tidak hanya fokus pada     permainan tapi juga  aktifitas pedagang kakilima yang juga ramai pengunjung,” Lanjutnya. ***

 

Print Friendly, PDF & Email