#hendrik-rompas, belawan
Dengan gigihnya petugas Basarnas dan warga sekitar bantaran Sei Deli dikawasan Titi Papan akhirnya menemukan anak Pesantren yang tenggelam 3 hari yang lalu berhasil ditemukan sejauh 5 kilo meter dari tempatnya semula tenggelam Hafid Ahmad,Selasa siang (08/03/2022) pada pukul 11,50 wib.Korban ditemukan Tim Basarnas Medan dan warga tepatnya aliran Sei Deli dibelakang rumah sekolah Yaspi di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labihan dalam keadaan terapung disebelah tumpukan sampah sampah.
Pencarian korban sudah 3 hari lamanya dan baru ditemukan Selasa siang (08/03/2022).Penemuan korban karena adanya warga dibantaran Sei Deli melihat ada mayat yang terapung didekat tumpukan sampah sampah.
Warga langsung menghubungi petugas ,Kemudian petugas yang menerima laporan langsung menuju ke TKP menggunakan perahu karet.
Setelah tiba di TKP petugas dan warga langsung mengevakuasj jenajah korban kekawasan bantaran sungi Deli dititi Papan.Setiba dititi Papan mayat langsung dinaikkan keatas dan disaksikan petugas dari Polsek Medan Labuhan dan petugas Koramil yang ada di Titi Papan selajutnya jenajah korban dibawa ke RS Pringadi Medan untuk di Visium.
Hafiz Ahmad (14) warga Martubung Kecamatan Medan Labuhan yang hilang hanyut terbawa arus Sungai Deli di kawasan Lingkungan 4, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli pada Minggu (06/03/2022).
Cerita sebelumnya korban bersama tiga orang teman satu Asrama di Pesantren Jamiatul Binoria, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, bermain di pinggir sungai Deli tepatnya dibawah jembatan Titi Papan.Saat itu korban bersama temannya bermaksut mencuci kaki dan korban terpelet jatuh kedam sungai dan langsung hanyut dibawa air deras yang saat itu sedang banjir kiriman.***

