#hendrik-rompas, belawan
Banjir yang terjadi di Komplek TKBM Ling 18 Kel Seimati Kec Medan Labuhan yang diakibatkan hujan dengan itensitas tinggi ditambah datangnya banjir rob membuat warga cemas akan air yang tak kunjung surut yang telah merusak perabotan dan acamam ular berbisa menghantu perumahan.Rabu (20/11/2022)
Selain cemas rusaknya perabotan dan peralatan elektroniknya, warga juga merasa dihantui oleh binatang yang ditakuti manusia karena berbisa seperti ular silimbat warna hitam putih dan kelabang atau lipan yang keluar dari habitatnya karena sarangnya terkena dampak banjir.
Seperti di rumah Babe di Blok E ketika menutup warungnya ianya menemukan ular yang sering disebut warga sekitar ular silimbat warna hitam putih yang diyakini memiliki bisa yang fatal jika terkena gigitannya.
Biasa bang, kalau hujan lebat dan banjir, ular maupun kelabang keluar semua, ini ular silimbat kalau kita menyebutnya, katanya berbisa, tadi sempat terkejut juga takut dipatuk. katanya. Khawatir jadi korban, ular tersebut langsung dieksekusi agar tak mematuk orang lain,langsung dimasukin ke jaring tangkul bang, karena bahaya takut orang lain yang kena patuk.
Selain itu, warga mengalami hal yang sama di Blok F dirumah Nurhayati beberapa hari yang lalu namun binatang tersebut bukan ular berbisa, yakni kelabang atau lipan yang dikenal sangat berbahaya jika terkena gigitannya yang berbisa muat orang yang dipatuk menjadi deman.
Lipan banyak keluar dari sampah, got, hingga tumpukan barang bekas kalau sedang banjir, karena daerah sini terbilang banyak lipan, kalau digigitnya bisa bahaya pak, bisa bengkak besar tangan atau kaki kita. ungkapnya.
Harapan maayarakat Komplek TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Pelabuhan Belawan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, Pak Gubenur dan bapak Walikota Medan segera membuat drenace di tempat kami tinggal.Drenace yang ada dibuat pengembang tidak berpungsi,selain itu kesusahan warga komplek ini tidak ada solusi yang diberikan pihak Koprasi Upaya Karya yang menyediakan perumahan bagi kami sebagai tenaga kerja Koprasi.Pihak Koprasi hanya mencari untung dan membuat pengurusnya menjadi kaya raya.Para pengurus berganti ganti mobil dan hidup bermewah mewah. ***


