#hendrik-rompas, belawan –
Aksi bentrok 2 kelompok warga menggunakan berbagai senjata tajam dan senapan angin kembali terjadi di Jalan KLY sudarso Selasa malam (05/01/2026).
Akibat bentrok kedua kelompok Pemuda dan orang tua tersebut,salah seorang anak umur (5) saat naik becak kepalanya tertembak senapan angin di bahagian kepalanya yang ditembak kelompok yang sedang bentrok.
Untuk menyelamatkan sang anak,orang tua korban warga Lingkungan 1 Kelurahan Belawan Bahari membawanya ke Rumah Sakit PAC Belawan namun pihak rumah sakit merujuknya ke Rumah Sakit Dr Pringadi Medan.
Menurut keterangan warga setempat,Mantan ( 50 ) bahwa bentrok kedua kelompok yang melibatkan orang orang dewasa tersebut terjadi di Jalan KLY Sudarso pada Selasa (05/01/2026) pukul 15.00 wib.
Namun bentrok ditengah Jalan tersebut berhenti secara mendadak dan masing masing kelompok membubarkan diri.
Tapi pada malamnya sekitar pukul 20.30 wib bentrok kedua kelompok terulang kembali,kedua kelompok bentrok di tengah Jalan dan membuat arus lalulintas menjadi macat cukup lama.
Kedua kelompok saling menyerang menggunakan senjata tajam seperti celurit,parang panjang dan senapan angin yang membuat warga resah dan ketakutan menjadi sasaran.
Saat kedua kelompok saling menyerang dan kejar kejar kejaran ditengah Jalan Raya,tidak ada petugas di TKP,Namun usai bentrok baru petugas datang.
Kapolsek Medan Belawan AKP Ponijo SH saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa siang (06/01/2026) membenarkan adanya bentrok 2 kelompok warga dan melukai banyak korban yang salah satu anak perempuan berumur 5 tahun. Korban terkena sasaran tembakan senapan angin dikepanya dan kini dalam perawatan Medis di RS Pringadi Medan.
Malam ini Selasa (06/01/2026) terlihat di TKP di depan RS PHC Belawan di jaga petugas bersenjata lengkap untuk mengantisipasi bentrok susulan.
Salah seorang warga Belawan yang namanya mintak jangan ditulis mengatakan,di 2 lokasi antara Kelurahan Belawan Bahari ada pengedar sabu sabu,begitu juga yang dikawasan bilang RS PHC ada juga pengedarnya,makan mereka di laga untuk bentrok oleh para bandarnya untuk mengalihkan perhatian petugas,saat sabu sabu tersebut masuk kebandarnya.***


