#isvan, medan
Persiapan terus dilakukan Pemko Medan dalam menata kawasan Kota Lama Kesawan. Selain tengah merampungkan Perwal dan SK Wali Kota tentang Badan Pengelola Kawasan Wisata Kota Lama Kesawan (BPKWKLK), Pemko juga membangun kolaborasi dengan Tim Rencana Penataan Infrastruktur Perkotaan (RPIP) bentukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI guna mendukung penataan Kota Lama Kesawan.
Bahkan, sebagai bentuk keseriusan mendukung penataan Kota Lama Kesawan, Tim RPIP sudah melakukan survei lapangan sejak 29 April- 1 Mei lalu. Survei dilakukan untuk mendata, menginventarisasi masalah, memberikan saran dan alternative solusi serta menyampaikan detail engineering design (DED) yang akan menjadi dasar untuk melakukan tender pengerjaan, termasuk menyerahkan peta data drainase Kota Medan yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda kepada Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution SE MM.
Terkait itu, Bobby Nasution langsung menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk membantu Tim RPIP, terutama memenuhi informasi dan data yang dibutuhkan, sehingga pengerjaan penataan yang akan dilakukan nantinya berjalan lancar dan memberikan hasil optimal. Direncanakan, pengerjaan penataan akan dilakukan multi years, mulai 2021 dan 2022. Jika masih dibutuhkan penataan tambahan, finishing dilakukan tahun 2023.
Instruksi Bobby Nasution langsung diamini OPD terkait, salah satunya Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan. Menurut Kadis DPKPPR sekaligus Person In Charge (PIC) Penataan Kota Lama Kesawan Benny Iskandar, Pemko Medan dan RPIP telah berkolaborasi untuk percepataan penataan kawasan Kota Lama Kesawan.
Benny mengaku sudah bertemu dengan Tim RPIP. Dari pertemuan tersebut, tim dari Pemko Medan saat ini telah menyiapkan data-data yang telah dibutuhkan, termasuk keterangan-keterangan pendukung. “Insya Allah, penataan kawasan Kota Lama Kesawan secara fisik akan dimulai Desember 2021,” jelasnya. ***


