#hendrik-rompas, belawan
Nelayan Kota Medan khususnya nelayan kecil di Medan Utara yang berpangkalan di Bagan Deli, Belawan Lama ,Gudang Arang,Belawan Bahagia dan disepanjang Sei Deli serta di Medan Marelan merasa resah akibat Pemerintah akan menaikkan harga BBM Solar bersubsidi.
Ribuan nelayan sekala kecil tersebut akan semangkin terjepit dan terpuruk akibat pemerintah akan menaikan harga BBM bersubsidi.Sebelumnya para nelayan sekala kecil ini sudah terjepit karena sebelum pemerintah menaikan harga BBM Solar bersubsi,BBM Solar sudah naik duluan seharga Rp 8000 rupiah perliternya dari para agen gelap.
Sekarang saja kami sudah kesulitan mendapat solar dan kalaupun ada di pasar gelap, harganya diatas subsidi,kata Awal, nelayan yang berpangkalan di Gudang Arang Belawan, Kamis (25/08/2022).
Dijelaskan,untuk kebutuhan kapal dia membeli minyak seharga Rp 8000 per liter dari pedagang minyak gelap.Para pedang gelap tersebut mengatakan kepada kami jika pemerintah resmi menaikkan harga BBM Solar bersubsidi maka kami juga akan menaikan harga perliter menjadi Rp 12.000 hingga Rp 13.000 rupiah.
Apalagi kami tidak bisa membeli BBM Solar dari SPBU memakai jerigen tapi bila agen agen gelap bisa membelinya ķarena menggunakan mobil Box yang telah dimodipikasi.Yang jeĺasnya mau tak mau kami harus membelinya untuk kapal kami berangkat melaut mencari ikan.
Pemerintah akan menaikan harga BBM Solar bersubsidi menjadi Rp 10.000 perliternya yang sebelumnya hanya seharga Rp 6500 rupiah peliternya.Untuk itu, kami sebagai nelayan kecil berharap kepada pemerintah agar kenaikkan harga BBM bersubsidi tersebut ditunda untuk kepentingan masyarakat nelayan.
Kalau itu yang terjadi maka ekonomi kami sebagai nelayan sekala kecil semakin terjepit dan kami sulit bangkit dari kemiskinan.Pemerintah tidak berpihak kepada kami nelayan kecil dan berpihak kepada pengusaha kapal ikan sekala besar saja.Mau pemerintah itu memikirkan nasib ribuan nelayan kecil ini,kata Nasib Burhan.
Menyikapi hal tersebut, Ketua HNSI Kota Medan Abdulrahman meminta pemerintah menunda menaikan harga BBM Solar bersubsidi, mengiat saat ini masyarakat khususnya nelayan baru mulai bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid 19.Baru rencana, harga kebutuhan mulai naik termasuk kebutuhan nelayan untuk melaut. Jadi kalau minyak naik nelayan akan sulit bangkit dari ketertinggalan ekonomi dan pembangunan ekonomi masyarakat Kota Medan akan menurun dratis. ***

