#hendrik-rompas, belawan =
Hasil pertemuan dengan Anggota DPRD Kota Medan dengan PT Argo Jaya Perdana dan masyarakat tutup total oprasionalnya selama dua hari terhitung mulai hari ini tanggal 07 hingga 09 mendatang,Senin (07/07/2025)
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Komisi lV, P Simanjuntak dari Praksi PDI P usai mengadakan pertemuan dengan PT Argo Jaya Perdana dan masyarakat Lingkungan 2 Kelurahan Martubung dan warga Lingkungan 30 Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan.
Ditutupnya PT Argo Jaya Perdana selama 2 hari karena tidak bisa mengambil keputusan walau sudah berjam jam rapat dimulai pukul 13.30 wib hingga pukul 17.30 wib.Pihak perusahan yang hadir tidak bisa memberikan keputusan.
Pihak DPRD akan membuat surat ke Dinas terkait karena amdal perusahan tersebut tidak baik dan telah mencemari pemungkiman warga dengan bauk busuk,menimbulkan debu membuat masyarakat diserang berbagai macam penyakit ini sudah berlangsung bertahun tahun lamanya.Pihak perusahan harus bertanggung jawab terhadap masyarakat sekitar.Jelas P.Simanjuntak.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa PT Argo tidak cocok berada dipemukiman padat penduduk.Ditempat hanya penduduk yang menempatkan,jika ada itupun hanya pengurangan.
Sejak berdirinya pabrik ini warga menjadi resah dengan besingan suara,selain itu limbahnya yang bauk busuk menyengat hidung mengganggu pernapasan dan debunya berterbangan terhirup warga menjadi penyakit. Selain itu perusahan ini pernah memberikan kontribusinya kepada warga.
Warga yang lain mengatakan,kami sangat senang perusahan ini ditutup selama 2 hari dan tenda kematian tersebut akan kami buka karena oprasional pabrik sudah tutup, jelas warga. ***