#jack, langkat –
Kabupaten Langkat menunjukkan tren kinerja yang semakin menggembirakan dalam pencapaian Universal Coverage Jaminan (UCJ) BPJS Ketenagakerjaan, seiring pelaksanaan kegiatan Asistensi dan Monitoring Evaluasi (Monev) oleh Kementerian Dalam Negeri, melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah, kepada pemerintah daerah di seluruh provinsi Sumatera Utara pada 20–24 April 2026, melalui zoom meeting yang di laksanakan di Ruang LCC Kantor Bupati Langkat.
Asistensi ini menekankan penguatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja miskin ekstrem, miskin, dan rentan. Pemerintah daerah didorong untuk memastikan seluruh pekerja memiliki akses terhadap program perlindungan seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, melalui optimalisasi perencanaan anggaran dan validasi data kepesertaan.
Berdasarkan data terbaru, potensi data pekerja miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Langkat mencapai 534.091 pekerja, dimana Pemda menganggarkan sebanyak 22.650 pekerja pada tahun 2026, meningkat sebanyak 1.400 pekerja dari tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Zulkarnain Sofyan, Sekretaris BPKAD Kabupaten Langkat, pada jadwalnya Selasa, 21 April 2026.
“Pemda Langkat terus berupaya dalam mendukung UCJ melalui pekerja rentan, sebanyak 22.650 orang, baik melalui APBD Murni maupun DBH (Dana Bagi hasil), dan sudah direalisasikan pada bulan Maret 2026”, ujarnya saat dikonfirmasi terkait dukungan pemda terhadap UCJ.
Upaya-upaya lain terus dioptimalkan dalam mendukung peningkatan coverage UCJ di Kabupaten Langkat dengan mengoptimalkan ekosistem desa, dana CSR perusahaan, dukungan Disnaker terhadap perusahaan di Langkat dan Perisai. Hal ini disampaikan terpisah oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Langkat, Sugiyanto.
“Kami memahami kondisi efisiensi saat ini di lingkungan Pemda Langkat sehingga kami terus berupaya meningkat UCJ melalui kanal-kanal lain, seperti menghimbau perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR untuk pekerja rentan disekitarnya, perisai di lingkungan desa, serta dukungan dari OPD lain terutama Dinas Tenaga Kerja”, ujarnya
Melalui asistensi dan monev ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat. Kabupaten Langkat optimistis dapat terus meningkatkan capaian UCJ BPJS Ketenagakerjaan, sehingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, khususnya kelompok rentan, dapat terwujud secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri pembukaannya oleh Asisten II H. Hermansyah, Kepala BPKAD M. Iskandarsyah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rajanami YS, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat. ***

