Kamis, 27 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
Ini Medan Bung
Advertisement
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

PRSU Belum Ramai, Pedagang UMKM Soroti Tiket Masuk Dinilai Terlalu Mahal Omzet Anjlok

IniMedanbung.com by IniMedanbung.com
10 Juli 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

byIniMedanbung.com

10 Juli 2026
PRSU Belum Ramai, Pedagang UMKM Soroti Tiket Masuk Dinilai Terlalu Mahal Omzet Anjlok
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

#jack, medan –

Memasuki sepekan pelaksanaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026, geliat pesta rakyat yang selama ini dikenal sebagai ajang promosi daerah, hiburan, dan penggerak ekonomi kerakyatan belum sepenuhnya terasa. Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka stan di kawasan PRSU mengaku masih berharap jumlah pengunjung meningkat pada hari-hari berikutnya, setelah selama hampir sepekan pelaksanaan mereka merasakan belum ramainya masyarakat yang datang.

Pantauan di lokasi pada Rabu (8/7/2026) malam memperlihatkan suasana yang relatif lengang di sejumlah titik. Saat memasuki kawasan PRSU, arus pengunjung yang datang tidak terlihat terlalu padat. Di panggung utama yang saat itu menampilkan pertunjukan budaya dari salah satu suku di Sumatera Utara, hanya terlihat beberapa orang yang duduk menyaksikan penampilan tersebut.

Suasana serupa juga terlihat di berbagai area lainnya. Mulai dari pintu masuk, arena pertunjukan, stan organisasi perangkat daerah (OPD), stan pemerintah kabupaten/kota, hingga deretan stan UMKM yang menjadi pusat penjualan berbagai produk lokal. Banyak pedagang tampak menunggu calon pembeli datang, sementara sebagian pengunjung hanya berlalu-lalang tanpa melakukan transaksi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian para pelaku UMKM. Mereka menilai rendahnya jumlah pengunjung secara langsung memengaruhi omzet penjualan, padahal banyak di antara mereka yang telah mempersiapkan diri jauh hari sebelum pelaksanaan PRSU dengan menyediakan stok produk, menata stan, hingga mengeluarkan biaya operasional yang tidak sedikit.

Salah seorang pelaku UMKM yang menjual aneka minuman kopi, Luza, mengatakan dirinya tetap bersyukur karena masih memperoleh pembeli. Namun, ia mengakui jumlah pengunjung pada hari biasa masih jauh dari harapan.

Di stan miliknya, Luza menawarkan berbagai jenis kopi khas Sumatera Utara, termasuk kopi Mandailing yang menjadi salah satu produk unggulan. Selain itu, tersedia pula berbagai varian kopi susu yang menjadi favorit pengunjung.

“Kita jual berbagai macam. Ada kopi susu, ada kopi hitam dari Mandailing juga. Paling kami rekomendasikan itu kopi susu pandan sama kopi susu aren,” ujar Luza.

Seluruh produk yang dijual dibanderol dengan harga sekitar Rp20 ribu per gelas, harga yang menurutnya masih cukup terjangkau bagi seluruh kalangan pengunjung.

Meski demikian, Luza mengakui tingkat penjualan sangat dipengaruhi oleh banyaknya masyarakat yang datang ke arena PRSU. Ia mengatakan keramaian hanya terasa pada malam pembukaan dan ketika memasuki akhir pekan.

“Alhamdulillah, pembukaan kemarin memang ramai. Kalau sekarang karena hari biasa ya tidak seramai weekend. Tapi alhamdulillah masih ada pembeli,” katanya.

Menurut Luza, perbedaan jumlah pengunjung antara hari kerja dan akhir pekan cukup mencolok. Pada hari biasa, suasana arena terasa jauh lebih lengang sehingga aktivitas jual beli ikut menurun.

“Kalau hari biasa itu tidak terlalu ramai sih sejujurnya, Bang. Pengunjung masyarakat juga jarang-jarang,” ungkapnya.

Bagi pelaku UMKM, ramainya pengunjung merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan mereka mengikuti PRSU. Semakin banyak masyarakat yang datang, semakin besar pula peluang terjadinya transaksi. Sebaliknya, ketika jumlah pengunjung sedikit, omzet penjualan ikut menurun meskipun produk yang ditawarkan memiliki kualitas baik dan harga yang relatif terjangkau.

Menurut Luza, salah satu penyebab rendahnya jumlah pengunjung adalah harga tiket masuk PRSU yang dinilai masih cukup tinggi di tengah kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Ia menilai masyarakat kini lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Sebelum memutuskan datang ke PRSU, mereka terlebih dahulu menghitung seluruh biaya yang harus dikeluarkan, mulai dari tiket masuk, biaya transportasi, hingga uang untuk membeli makanan, minuman, maupun produk UMKM di dalam area pameran.

“Kalau dari aku pribadi, mungkin keadaan ekonomi sekarang ya. Tiket masuk itu kayaknya jadi pengaruh ke masyarakat. Jadi kurang minat sekali, karena masyarakat mikir ulang. Mereka mungkin mau lihat-lihat, mau wisata sambil jajan, tapi tiketnya terasa kemahalan,” ujarnya.

Menurut Luza, persoalan harga tiket tidak bisa dipandang hanya dari besaran nominal yang harus dibayar di pintu masuk. Bagi sebagian masyarakat, terutama yang datang bersama keluarga, biaya tersebut akan menjadi jauh lebih besar karena harus dikalikan dengan jumlah anggota keluarga yang ikut berkunjung.

Akibatnya, banyak calon pengunjung memilih menunda atau bahkan membatalkan rencana datang ke PRSU karena khawatir pengeluaran yang dibutuhkan akan semakin besar setelah berada di dalam arena.

“Orang pasti mikir lagi. Sudah bayar tiket, nanti masih mau beli makan, minum, atau belanja. Jadi mungkin banyak yang akhirnya enggak jadi datang,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut secara tidak langsung berdampak kepada para pedagang. Ketika jumlah pengunjung menurun, kesempatan memperoleh pembeli juga ikut berkurang.

Luza menilai harga tiket pada akhir pekan masih dapat dimaklumi apabila disertai konser musik atau hiburan besar yang memang menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat. Namun, untuk hari-hari biasa, ia berharap ada evaluasi agar lebih banyak masyarakat tertarik datang.

Menurutnya, apabila harga tiket lebih ramah di kantong, masyarakat akan memiliki sisa anggaran yang lebih besar untuk berbelanja produk-produk UMKM yang dijual di dalam arena PRSU.

Selain mengevaluasi harga tiket, Luza juga berharap penyelenggara memperbanyak kegiatan yang mampu menarik masyarakat untuk datang setiap hari, bukan hanya saat akhir pekan.

“Sama mungkin kegiatannya perlu ditambah lagi kali ya. Jadi masyarakat ada alasan untuk datang ke sini setiap hari, bukan cuma pas weekend,” ujarnya.

Harapan tersebut sejalan dengan tujuan utama penyelenggaraan PRSU sebagai ajang promosi ekonomi daerah. Kehadiran pengunjung bukan hanya penting bagi suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi penentu keberhasilan ratusan pelaku UMKM yang menggantungkan harapan pada tingginya transaksi selama pameran berlangsung.

Bagi para pelaku usaha kecil, PRSU bukan sekadar tempat berjualan, melainkan momentum untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, membangun jaringan pelanggan baru, hingga meningkatkan pendapatan. Karena itu, ketika jumlah pengunjung masih rendah, dampaknya langsung dirasakan oleh para pedagang yang telah mengeluarkan biaya untuk menyewa stan, menyiapkan produk, serta membayar kebutuhan operasional selama mengikuti pameran.

Keluhan yang disampaikan para pedagang menjadi sinyal bahwa penyelenggara perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan PRSU tahun ini. Selain meningkatkan kualitas hiburan dan agenda kegiatan, kebijakan harga tiket juga dinilai perlu dikaji kembali agar tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menikmati pesta rakyat yang seharusnya dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. ***

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Headline
Previous Post

Kodaral I Dan Pelindo Satukan Langkah, Hijaukan Belawan Masa Depan Maritim

Next Post

Momentum 1 Muharam, Rico Waas Ajak Warga Medan Hijrah dari Hal Sederhana untuk Membangun Kota yang Lebih Baik

Next Post
Momentum 1 Muharam, Rico Waas Ajak Warga Medan Hijrah dari Hal Sederhana untuk Membangun Kota yang Lebih Baik

Momentum 1 Muharam, Rico Waas Ajak Warga Medan Hijrah dari Hal Sederhana untuk Membangun Kota yang Lebih Baik

Berita Terbaru

  • QRESTO, Inovasi dan Upaya Wali Kota  Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran

    QRESTO, Inovasi dan Upaya Wali Kota  Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran

    27 Agustus 2026
  • Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare

    Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare

    27 Agustus 2026
  • Plt. Bupati Tiorita Dukung UMKM Langkat Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

    Plt. Bupati Tiorita Dukung UMKM Langkat Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

    27 Agustus 2026
  • Warga Medan Deli Dikeroyok, Korban Mengadu ke Polsek Medan Labuhan

    Warga Medan Deli Dikeroyok, Korban Mengadu ke Polsek Medan Labuhan

    27 Agustus 2026
  • Plt. Bupati Tiorita Apresiasi MTQ Yayasan Haji Anif, Dorong Generasi Muda Cinta Al-Qur’an

    Plt. Bupati Tiorita Apresiasi MTQ Yayasan Haji Anif, Dorong Generasi Muda Cinta Al-Qur’an

    26 Agustus 2026
  • WNA Malaysia bersama Kekasih Ditangkap Polrestabes Medan Mengedarkan Vape

    WNA Malaysia bersama Kekasih Ditangkap Polrestabes Medan Mengedarkan Vape

    26 Agustus 2026
  • Perkuat Pintu Gerbang Internasional di Sumatra, Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis

    Perkuat Pintu Gerbang Internasional di Sumatra, Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis

    25 Agustus 2026
  • Rico Waas Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Terkait PAD dan Penertiban Asset

    Rico Waas Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Terkait PAD dan Penertiban Asset

    25 Agustus 2026
  • Bunda PAUD Harus Turun ke Lapangan, Rico Waas: Jangan Sekadar Pakai Selempang

    Bunda PAUD Harus Turun ke Lapangan, Rico Waas: Jangan Sekadar Pakai Selempang

    25 Agustus 2026
  • Pelaku Pencurian di Mushola Ditangkap Polisi, Uangnya Dipergunakan Membeli Sabu & Berjudi

    Pelaku Pencurian di Mushola Ditangkap Polisi, Uangnya Dipergunakan Membeli Sabu & Berjudi

    25 Agustus 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

PT. MEDIA MEDAN MANDIRI (M-3)

NPWP : 74.561.041.0-113.000

Sejak 2005

Anggota Serikat Perusahaan Pers (SPS)

No. 672/2005/02/E/2020

Office

  • Jl. KL Yos Sudarso KM 15,5 No 120 Medan
  • 061 – 6850370
  • redaksi@inimedanbung.com, yokowebs@yahoo.com
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global