Selasa, 19 Mei 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
Ini Medan Bung
Advertisement
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

Akibat Transfer Pusat Menurun, Fiskal Sumut Tertekan Berdampak ke Inflasi

IniMedanbung.com by IniMedanbung.com
11 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

byIniMedanbung.com

11 Oktober 2025
Akibat Transfer Pusat Menurun, Fiskal Sumut Tertekan Berdampak ke Inflasi
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

#jack, medan –

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, mengakui bahwa penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara tahun 2025, akibat Transfer Pusat Menurun, Fiskal Sumut Tertekan Berdampak ke Inflasi

Kondisi ini menekan ruang fiskal daerah dan berdampak langsung terhadap strategi menjaga stabilitas ekonomi, terutama dalam pengendalian inflasi.

“Memang kita ada penurunan dari APBD karena dana transfer dari pusat juga berkurang. Hal ini tentu berpengaruh terhadap ruang fiskal kita, termasuk implementasi kebijakan fiskal daerah,” ujar Poppy dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (10/10/2025).

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Sumut saat ini tercatat 4,85%, namun efektivitas fiskal masih menjadi pekerjaan rumah besar. “Kita terus mendorong agar realisasi anggaran bisa mencapai 100 persen agar efeknya terasa ke masyarakat,” tambahnya.

Poppy juga menyoroti pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya yang bergerak di sektor pangan seperti Bulog daerah dan perusahaan pangan daerah lainnya, dalam menjaga kestabilan harga komoditas strategis.

“BUMD tidak boleh menolak gabah dari petani, apapun kualitasnya. Tapi di sisi lain, kita juga harus memastikan agar BUMD tidak merugi. Karena tujuannya adalah menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, bukan menekan pelaku usaha daerah,” tegasnya.

Namun di lapangan, Poppy mengakui dilema yang dihadapi: harga konsumen harus stabil, tapi pendapatan petani juga tidak boleh jatuh.

“Di satu sisi kita ingin petani sejahtera, tapi di sisi lain kita harus menjaga inflasi agar masyarakat tetap mampu membeli kebutuhan pokok,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada satu wilayah pun yang mampu memproduksi seluruh kebutuhan komoditasnya sendiri, sehingga koordinasi antarwilayah menjadi hal penting.

“Jakarta misalnya, itu daerah konsumen. Sumatera Utara juga harus menjaga keseimbangan antara produksi dan konsumsi. Komoditas kita ada, tapi kalau uang beredar tidak ada, itu juga masalah,” ujarnya.

Dalam konteks itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut terus menjalankan berbagai langkah jangka pendek dan menengah. Mulai dari penguatan peran BUMD, pembangunan Rice Milling Unit (RMU) untuk memperkuat produksi beras lokal, hingga penugasan BUMD untuk membeli cabai saat harga melonjak sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan.

Poppy menegaskan bahwa pemerintah pusat telah mengarahkan agar daerah tidak bergantung pada impor komoditas, tetapi memperkuat produksi lokal melalui sinergi antara APBD, BUMD, KAD (Kelompok Aksi Daerah), dan swasta.

“Kita harus memproduksi sendiri. Dana APBD kita arahkan untuk memperkuat produksi dan distribusi. Kolaborasi antara BUMD dan swasta sudah berjalan,” ungkapnya.

Menutup penjelasannya, Poppy menilai inflasi tidak selalu buruk selama masih berada dalam batas wajar dan disertai peningkatan aktivitas ekonomi produktif. “Inflasi itu tidak boleh berkepanjangan. Tapi kalau inflasi muncul karena aktivitas ekonomi meningkat, itu justru tanda pertumbuhan ekonomi yang sehat,” tegasnya. ***

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Headline
Previous Post

Pemkab Langkat Dukung Penambahan 5.000 Rumah Subsidi di Sumut

Next Post

Kredit Program Perumahan Percepat Pemerataan Hunian Layak

Next Post
Kredit Program Perumahan Percepat Pemerataan Hunian Layak

Kredit Program Perumahan Percepat Pemerataan Hunian Layak

Berita Terbaru

  • Bupati Syah Afandin Buka Jambore Cabang Langkat 2026, Tegaskan Pramuka Pemersatu Bangsa

    Bupati Syah Afandin Buka Jambore Cabang Langkat 2026, Tegaskan Pramuka Pemersatu Bangsa

    19 Mei 2026
  • Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

    Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

    19 Mei 2026
  • Kodaeral 1 Merajut Senergi Maritim dan Harapan Baru untuk Kota Belawan

    Kodaeral 1 Merajut Senergi Maritim dan Harapan Baru untuk Kota Belawan

    19 Mei 2026
  • Ikuti Instruksi Gubernur Bobby Nasution, Pemprov Sumut Gelar Apel Kendaraan Dinas dan Pastikan Taat Pajak

    Ikuti Instruksi Gubernur Bobby Nasution, Pemprov Sumut Gelar Apel Kendaraan Dinas dan Pastikan Taat Pajak

    19 Mei 2026
  • Tim Gabungan Tangkap Balpres Pakaian Bekas Seludupan Asal Malaysia

    Tim Gabungan Tangkap Balpres Pakaian Bekas Seludupan Asal Malaysia

    19 Mei 2026
  • Wali Kota Medan Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Tindak Lanjuti Hasil Reses DPRD

    Wali Kota Medan Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Tindak Lanjuti Hasil Reses DPRD

    18 Mei 2026
  • Apresiasi Pansus Penertiban Aset Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Responsif dan Dukung DPRD

    Apresiasi Pansus Penertiban Aset Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Responsif dan Dukung DPRD

    18 Mei 2026
  • Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional

    Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional

    18 Mei 2026
  • Dongkrak Ekonomi Keluarga Akseptor, Pemko Medan Gelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok UPPKA

    Dongkrak Ekonomi Keluarga Akseptor, Pemko Medan Gelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok UPPKA

    18 Mei 2026
  • Wagub Surya Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Presiden Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan

    Wagub Surya Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Presiden Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan

    18 Mei 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

PT. MEDIA MEDAN MANDIRI (M-3)

NPWP : 74.561.041.0-113.000

Sejak 2005

Anggota Serikat Perusahaan Pers (SPS)

No. 672/2005/02/E/2020

Office

  • Jl. KL Yos Sudarso KM 15,5 No 120 Medan
  • 061 – 6850370
  • redaksi@inimedanbung.com, yokowebs@yahoo.com
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern