#hendrik-rompas, belawan –
Kabut Asap Belum ‘sangat’ Menganggu, Nelayan Belawan Tetap Melaut, Arus Keluar Masuk Kapal Niaga di Pelabuhan Belawan Normal.
Belawan Kabut asap, berasal dari kebakaran hutan, akhir akhir ini mulai menyelimuti kawasan Kota Medan sekitarnya, dikuatirkan dapat menganggu kesehatan warga, terutama yang seharian beraktivias di ruangan terbuka.
Namun kabut asap yang cukup tebal tersebut, tampaknya belum berpengaruh terhadap kegiatan melaut, para nelayan Kota Medan di Kecamatan Medan Belawan sekitarnya.
Kapal penangkap ikan berukuran kecil maupun besar, berasal dari sejumlah tangkahan di aliran Sungai Deli, maupun dari Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan, Kamis (15/10/2026), tampak belum mengalami kendala melaut akibat kabut asap.
Sejauh ini nelayan tetap melaut, kabut asap belum berpengaruh, sedangkan kendala saat ini, laut sedang musim ombak, kami mengimbau para nelayan tetap berhati hati, terhadap kondisi laut yang diselimuti kabut asap maupun gelombang tinggi air laut, akibat cuaca buruk,kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Abdul Rahman.
Kondisi tersebut, mengindikasikan kabut asap yang menyeliputi kawasan Perairan Belawan sekitarnya, belum menganggu jarak pandang, sehingga kegiatan melaut nelayan belum mengalami gangguan.
Pada sisi lain, pihak Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Belawan, Riska yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, kabut asap yang menyelimuti Perairan Belawan, belum menganggu kegiatan bongkar muat barang, maupun arus keluar masuk kapal niaga ke Pelabuhan Belawan, juga berjalan normal.
Namun, PT Pelindo mengimbau seluruh pengguna jasa dan pihak yang beraktivitas di lingkungan pelabuhan untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan serta meningkatkan kewaspada026.an terhadap kondisi kabut asap, khususnya apabila terjadi penurunan jarak pandang.***

