#hendrik-rompas, belawan –
Akibat bentrok dua kelompok pemuda di Kelurahan Bagan Deli Belawan mengakibatkan salah seorang warganya tewas,Mako Polres kembali digeruduk ratusan warga,Senin siang ( 09/02/2026.)
Ratusan warga Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Mapolres Pelabuhan Belawan.
Ratusan warga pria dan mamak mamak saat menggelar aksi unjuk rasa lantaran telah resah dengan aksi tawuran yang hampir setiap hari terjadi, aksi tawuran yang telah berlangsung lama ini telah banyak memakan korban jiwa dan harta benda.
Aksi unjuk rasa yang didominasi ibu ibu tersebut membuat macet Jalan Raya Pelabuhan Belawan sepanjang 4 kilometer, lantaran para pengunjuk rasa memblokir jalan keterminal Peti Kemas Gabion Pelabuhan Belawan.
Pengamatan wartawan dilokasi aksi, nyaris terjadi kericuhan saat sejumlah petugas Polres Pelabuhan Belawan meminta warga membuka blokade jalan.
Permintaan tersebut ditolak warga, alhasil adu mulut sempat terjadi namun kericuhan tak berlangsung lama setelah kordinator aksi meminta warga untuk duduk dan bertahan dilokasi.
Rosma salah satu warga mengatakan aksi yang mereka lakukan karena telah resah dengan aksi tawuran yang terjadi di tempat mereka.
Capek kami dengan aksi tawuran yang terjadi hampir setiap hari ditempat kami, sudah ada lima orang meninggal dunia akibat tawuran. Bahkan, banyak rumah dan harta benda milik warga yang rusak akibat tawuran terkena lempara batu dan botol kaca.
Selama aksi bentrokta terjadi pihak kepolisian terkesan tutup mata dan tak mau perduli.
Pas tawuran terjadi pihak kepolisian datangnya lama padahal Uda dilapor warga, sekali datang cuman lihat lihat aja bukan di tangkapi yang memegang senja senapan angin,samurai,parang panjang dan panah beracun serta mercun SOS. bubarkan.
Jika Polisi hanya diam kami mau menghadap dan mengadu sama siapa lagi.
Dalam kesempatan ini dirinya berharap, pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku tawuran.
Kami minta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku tawuran, bila perlu tembak kaki mereka biar ada efek jerah. Kami saat ini hidup dalam kecemasan dan ketakutan akibat tawuran tersebut. Suami susaah mencari makan dan anak anak sekolah ketakutan terkena sasaran lemparan batu dan mercon SOS.
Sementara itu, Kapolsek Belawan AKP Ponijo SH dihadapan masyarakat mengatakan pihaknya mulai hari ini akan mendirikan posko dilokasi tawuran.
Kita akan mendirikan posko selama 24 jam dilokasi tawuran, saya juga akan melakukan penangkapan dan penindakan terhadap pelaku tawuran. Apalagi ini sudah memakan korban jiwa tegas Ponijo. ***


