#hendrik-rompas, belawan –
Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri ) mengatakan,Provinsi Sumatera Utara, basis terbesar peredaran narkoba untuk saat ini harus di perangi.
Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Pol Dr.HC.Suyudi Ario Seto.Sik.SH.Msi saat memaparkan penangkapan kapal Tanker MV.Golobal – 168 bermuatan 1,16 ton sabu sabu oleh petugas gabungan BNN,Polri dan Bea Cukai di perairan Selat Malaka pada Selasa lalu.
penangkapan 1,16 Ton Narkotika yang diangkut kapal Tanker MV.Global 168 merupakan kado terindah sepanjang dua tahun buat Presiden RI, Prabowo Subianto. Jum’at (23/10/2026).
Sepanjang dua tahun, penangkapan 1,16 Ton Narkotika ini adalah kado terindah untuk Bapak Presiden RI,.
Hal itu dikatakan Kapolri di saat memapaparannya berlangsung di halaman dermaga Bandar Deli Belawan, Jum’at, (23/10/2026) pukul 10.30 Wib.
Kapolri saat baru tiba di dermaga,bersama para Pejabat Prokomimda Sumatera Utara langsung melihat kapal hasil tangkapan untuk melihat langsung.
Ini merupakan peringkat pertama penyalahgunaan narkoba yang berhasil di gagalkan oleh Team Gabungan.Kapolri yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional mengajak semua Aparat Penegak Hukum dan masyarakat untuk terus memerangi narkoba.
Sindikat narkoba adalah pengkhianat Bangasa Indonesia, yang merusak masa depan generasi Bangsa. Polri, TNI, dan kita semua harus kuat melawan sindikat narkoba ini, kata Kapolri.
1,16 Ton Narkotika yang diangkut kapal Tanker Global 168 berbendera Mongolia diamankan tim gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai di perairan Selat Malaka.
Dari 8 orang ABK kapal Tanker Global 168,1 orang warga asing dan 7 orang warga negara Indonesia, masing masing berinisial LC (Nakhoda kapal ), RS, JH, IAE, CFR, RF, DPW, dan YCY.
Diperkirakan, penggalan sindikat Narkotika 1,16 Ton tersebut mencegah kerugian rehabilitasi mencapai Rp. 116 Triliun, menyelamatkan bahaya ketergantungan narkoba sebanyak 5,8 ribu juta jiwa. Sedangkan total barang bukti yang disita senilai Rp. 3,48 Triliun.
Turut hadir dalam pemaparan Kapolri itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K, M.H, Dirjen Bea Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama, BNN Sumut,KBP Dr Josua Tampubolo SH, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aditya Simanggara Pratama Sembiring,MH. S.I.K, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvin Simanjuntak, S.I.K, M.H.
Hadi juga Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Arif Nasution, Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Polairud Sumut, Kodaeral 1, dan Forkopimda lainnya.
Kapolri dan rombongan meninggalkan dermaga Bandar Deli Belawan bersama masyarakat usai pembacaan ikrar memerang narkoba. ***


