#jack, medan –
Kehadiran PT Bank Sumut (Perseroda) selama 65 tahun di tengah masyarakat Sumatera Utara mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bank Sumut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pelayanan keuangan masyarakat, serta pembangunan Sumatera Utara.
Dukungan tersebut disampaikan Muhri Fauzi Hafiz, Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD 14 Sumut), yang juga Ketua Media Indonesia Raya (MIRA).
Menurut Muhri, dengan semangat kepemimpinan yang baru dan profesional pada tahun ini, Bank Sumut harus mampu memperkuat kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan, kekompakan manajemen, serta pengembangan pasar unit usaha syariah.
“Bank Sumut harus terus bertumbuh bersama masyarakat. Namun, pertumbuhan perusahaan juga harus dibarengi dengan kualitas pelayanan, soliditas kepemimpinan, dan kemampuan membaca peluang pasar,” ujar Muhri, kepada wartawan di Medan, Kamis (5/11/2026).
Dalam keterangannya Muhri, menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian jajaran manajemen Bank Sumut.
Pertama, memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Muhri, peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara menyeluruh, baik pada bagian front liner, back office maupun petugas yang bekerja langsung di lapangan.
Meskipun digitalisasi perbankan berkembang pesat dan mengurangi sebagian kebutuhan interaksi langsung, Muhri mengingatkan bahwa masih banyak nasabah maupun debitur yang membutuhkan pelayanan sumber daya manusia (SDM) secara langsung, baik dalam memberikan informasi, menyelesaikan persoalan maupun merespons kebutuhan nasabah dengan cepat dan tepat.
“Jangan sampai digitalisasi membuat pelayanan langsung kepada masyarakat justru melemah. Bank Sumut harus tetap menghadirkan SDM yang responsif, ramah, profesional dan solutif,” tegasnya.
Kedua, membangun kekompakan dan soliditas manajemen.
Muhri menilai kekompakan jajaran kepemimpinan merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan dan kinerja perusahaan.
Mulai dari kepala cabang, kepala divisi, sekretaris perusahaan hingga jajaran direksi harus memiliki kesamaan visi, komunikasi yang baik dan komitmen untuk bekerja secara profesional.
“Manajemen harus solid. Jangan sampai energi perusahaan habis untuk menyelesaikan konflik internal. Seluruh jajaran harus fokus membangun Bank Sumut agar semakin sehat, kuat dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.
Ketiga, mulai memperhatikan dan memperluas pasar unit usaha syariah.
Menurut Muhri, unit usaha syariah Bank Sumut memiliki peluang untuk berkembang lebih besar di Sumatera Utara. Potensi masyarakat, pelaku UMKM dan sektor ekonomi berbasis syariah perlu menjadi perhatian serius.
Karena itu, pengembangan pasar unit usaha syariah harus dilakukan secara lebih terarah, melalui inovasi produk, peningkatan pelayanan serta pendekatan yang lebih luas kepada masyarakat.
Dalam unggahan pada akun instagramnya Bank Sumut, dalam memperingati HUT ke-65, dengan mengusung tema “Selalu Ada Ruang untuk Tumbuh Bersama” sebagai penegasan komitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang sehat, prudent, dan berorientasi pada penciptaan dampak ekonomi berkelanjutan bagi kemajuan Sumatera Utara.
Bank Sumut juga menyampaikan fokus ke depan pada akselerasi penguatan tata kelola perusahaan yang berintegritas, transformasi digital yang inklusif, serta peningkatan kapasitas SDM yang adaptif dan solutif di lapangan.
Komitmen tersebut juga mencakup kerja sama bersama nasabah, pemerintah daerah dan mitra strategis untuk mewujudkan institusi perbankan yang semakin modern, transparan dan berdaya saing tinggi. ***

