#hendrik-rompas, belawan
Pemilik barang sebanyak 13 kontiner berisi sayur mayur dan buah buahan asal Pertanian Propvinsi Sumatera Utara mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat kontinernya ditinggal di Pelabuhan Belawan saat kapal KM Kelud berangkat Pelabuhan Tanjung Priok dan ke Batam,Selasa siang (02/03/2021.)
Barang yang ada di dalam kontiner jumlah sebanyak 18 kontiner yang 5 kontiner sudah naik keatas KM Kelud dan sisaya yang masih diatas trado sebanyak 13 unit.Barang yang ada didalam kontiner tersebut ditinggalkan akibat mesin cran yang dipergunakan menaikan kontiner keatas kapal mengalami kerusakan.
Pemilik barang barang tersebut,Zul merasa kecewa dan mereka mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat barangnya berupa sayur mayur,buah buahan dan cabai ini tidak bisa dimuat ke atas kapal KM Kelud tujuan ke Batam dan ke Tanjung Priok.
Masih keterangan pemilik barang, Zul, sementara itu sebanyak 5 unit kontiner yang telah naik keatas kapal KM Kelud,setibanya di Batam dipastikan barang tersebut tidak bisa diturunkan dari atas kapal karena mesin derek atau cren rusak.
Sementara itu Kepala Cabang PT Pelni Medan,Agus Nugroho, mengatakan bahwa sebanyak 13 kotiner berisi sayur mayur dan buah tersebut terpaksa di tinggalkan di Pelabihan Belawan berhubung mesin derek atau cren kapal mengalami kerusakan.Menurutnya pihak kapal sudah berusaha memperbaikinya tapi tidak berhail,maka ditinggalkan di Belawan mengingat para penumpang diatas kapal sebanyak 741 orang sudah resah. ***


