#hendrik-rompas, belawan –
Belawan merupakan Pelabuhan terbesar di Provinsin Sumatera Utara dan pintu gerbangnya perekonomian diwilayah Sumut.
Namun Jalan Jalannya hancur dipenuhi lobang saat menuju ke Pelabuhan Belawan dan sudah banyak nyawa melayang terperosok kedalam lobang lobang.
Selain jalan jalan dipenuhi lobang dan banyak korban jiwa,Kotanya juga hancur tapi tidak ada perhatian dari pihak yang berwajib.
Ustad Muhammad Nabawi asli anak Belawan,Ketua AAB (Asli Anak Belawan) mewakili masyarakat Belawan, minta Gubenur Provinsi Sumatera Utara Boby Afit Nasution dan Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas segera memperbaikinya.
Jalan Jalan yang dipenuhi lobang di sepanjang jalan Raya Pelabuhan Belawan sekitar 5 kilo meter dari mulai Simpang Buaya hingga Pelabuhan Internasional BICT seperti kolam itu telah lama dan pemukiman warga di Kelurahan Bagan Deli Belawan.
Padahal Jalan tersebut dipergunakan menuju ke Pelabuhan BICT Gabion,kekantor Dinas Perikanan,kekantor Kejaksaan Negeri Medan di Belawan,kekantor BMKG Maritim,kekantor Polres Pelabuhan Belawan.
Bukan hanya Jalannya saja tapi Penerangan Jalan juga bila malam tidak hidup karena Lampung habis digerogoti manusia ditukar dengan sabu sabu.
Bila siang hari dikiri kanan dijadikan tempat parkir alat alat berat seperti treler,trado,dumtruk,truk jalan menjadi sempit karena tidak diatur oleh pemilik perusahan depo kontiner.
Kemudian Kota Belawan juga hancur lebur seperti bekas Bioskope Sumatera di Jalan Veteran Kelurahan Belawan l dan toko serta restoran yang ada didepannya juga hancur ditinggal pemiliknya.Kemudian bangunan restoran dan toko toko habis dijarah pemakai sabu sabu.
Apa hal seperti ini akan terus dibiarkan oleh Gebebur, Walikota Medan dan PT Pelindo Medan.Sampai kapan kata Muhammad Nabawi pada Selasa 05 Mai 2026.***


