#jack, medan –
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai NasDem, dr Faisal Arbie M.Biomed, mengaku kesal dengan sistem pendataan masyarakat kurang mampu berjalan saat ini. Pasalnya, banyak warga di Kecamatan Medan Deli yang belum terdata, meskipun secara kasat mata layak mendapatkan program-program bantuan pemerintah.
Panduan Kota & Daerah
Hal itu disampaikan Faisal Arbie saat menggelar Reses VI Masa Sidang III Tahun 2025-2026 di Lapangan Kompleks Taman Citra Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli, Minggu (26/7).
“Masyarakat banyak yang belum terdata Perlinsos (perlindungan sosial) dan menerima bantuan Medan Makmur. Bagaimana ini pendataannya pak camat?,” ucapnya mempertanyakan.
Pernyataan Faisal Arbie diperkuat lagi dengan luapan aspirasi Siti Aisah, warga Lingkungan 4 Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Marelan. Wanita paruh baya ini mempertanyakan bagaimana caranya mendapatkan bantuan pemerintah, berbasis aplikasi.
“Sementara saya gak punya hp (handphone) untuk cari tahu segala informasi bantuan pemerintah. Manalah kami ngerti make (pakai aplikasi) hp yang bisa kayak gitu pak. Kasih kami jalan keluarnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Sahat Simamora, warga Simpang Dobi tepatnya yang tinggal di bantaran rel kereta api. “Apakah orang kayak kami tak bisa dapat bantuan pak? Karena status tanah yang kami tinggali milik PT Kereta Api,” sebutnya.
Menjawab pertanyaan warga, Camat Medan Deli, Muhammad Aidil Putra Pratama, mengaku keluhan masyarakat sudah ia terima jauh hari melalui perangkat-perangkat yang ada di kelurahan maupun kecamatan. Ia berjanji akan meneruskan semua aspirasi warga ke tinggkat yang lebih tinggi, dalam hal ini wali kota dan dinas terkait.
“Soal pendataan warga, itu ranahnya Dinas Sosial bapak-ibu. Kami di kecamatan sifatnya hanya mendampingi. Begitupun aspirasi ini akan saya teruskan ke pimpinan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Faisal Arbie yang duduk di Komisi III DPRD Medan ini mengingatkan masyarakat agar jujur memberikan informasi data diri ketika petugas datang untuk mendata. Sebab data yang diberikan sangat diperlukan pemerintah untuk mengklasifikasi jenis bantuan yang pantas diberikan.
“Di Banggar (Badan Anggaran DPRD Medan), saya lantang perjuangkan seluruh aspirasi yang ada di Kecamatan Medan Deli, ini agar segera diwujudkan Pemko Medan. Salah satunya pembangunan Jembatan Kota Bangun. Insya Allah tahun ini akan dibuat. Begitu juga soal banjir, drainase, jalan rusak, lampu jalan dan lainnya. Saya akan kawal program ini bapak-ibu,” pungkasnya. ***

