#jack, medan –
Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, ST mgatkan warga masyarakat untuk tidak sepelekan
Administrasi Kependudukan (Adminduk), Sabtu (18/7/2026) siang. Edi Saputra mengungkapkan, Adminduk inti persoalan dan kebutuhan masyarakat. Jika tidak lengkap akan banyak menimbulkan persoalan dan sebaliknya akan banyak manfaat dan kegunaannya.
“Karena itu saya tegas disini, Adminduk merupakan inti persoalan yang akan dialami masyarakat ketika melakukan segala urusan dan menjadi kebutuhan,karena hanya dengan kelengkapan Adminduk segala urusan dan harapan masyarakat bisa terpenuhi,”ujar Edi Saputra dihadapan ratusan masyarakat yang kebayakan ibu-ibu. Turut hadir Camat Medan DenaiYogi Prayoga S.Ip, Lurah Tegal Sari Mandala II, Julia Prihartati SH, Babinsa, Ahmad, Bhabinkamtimnas Bapak Sihombing dan seluruh Kepala Lingkungan TSM II, mulai dari Kepling lingkungan 1 sampai lingkungan 15
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Medan Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Kecamatan Medan Denai, Kecamatan Medan Area, Kecamatan Medan Kota dan Kecamatan Medan Amplas ini menyampaikan, Sosper Adminduk yang dilakukannya secara rutin dengan mengundang masyarakat, selain untuk membangun silaturrahmi agar saling kenal mengenal dan juga bertujuan dan bermanmanfaat untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, motivasi, agar dapat meningkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan Administrasi Kependudukan.
“Kita Harapkan tidak ada lagi warga Kota Medan yang kesulitan misalnya berurusan dengan rumah sakit, pendidikan hingga bantuan pemerintah dan lainnya hanya gara-gara terbentur atau tidak memiliki kelengkapan maupun kesalahan data Adminduk, karena kelengkapan Adminduk yang harus dimiliki masyarakat merupakan dasar atau pondasi identitas pengakuan (keabsahan) diri dan persyaratan segala urusan kehidupan masyarakat “ujar Edi Saputra seraya meminta masyarakat jangan mengagap sepele kelengkapan Adminduk.
Menurut Edi Saputra yang juga mantan Sekretaris DPD KNPI Kota Medan ini, pengurusan kelengkapan Adminduk manfaatnya sangat penting, antara lain sebagai data untuk memperoleh setiap bantuan program dari Presiden RI Prabowo Subianto dan Pemko Medan. Seperti memperoleh beasiswa atau Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan koperasi atau keuangan hingga untuk berobat gratis di Rumah Sakit yang saat ini bisa dilakukan hanya dengan membawa atau memperlihatkan KK dan KTP.
Politisi PAN ini mengajak masyarakat kota Medan supaya lengkap dan sinkron Adminduknya. Adminduk mengiringi manusia dari lahir hingga meninggal. Begitu lahir harus ada akte lahir, begitu meninggal harus ada akte kematian. Karena itu, Tak boleh satu huruf saja yang berbeda dengan data Adminduk yang ada. Jangan salah tulis misalnya dalam buku nikah dan akte lahir anak.
“Buku nikah salah huruf suaminya tidak bisa dituntut jika nikah dengan orang lain tanpa seizin istri, demikian sebaiknya bisa dituntut istri bia nikah tanpa seizinnya,”ujar DPRD Medan yang konsisten mengurus Adminduk masyarakat termasuk mengusurus surat pindah angrester (nol data) secara gratis di Posko Edi Saputra di Jalan Mandala By Pass Medan.
Diapun menyampaikan, pengurusan kelengkapan Adminduk termasuk surat pindah, datang saja ke Posko, akan dilayani dengan gratis, “sebab 50 tahun pun di Medan pun misalnya jika tidak lengkap Adminduknya tidak boleh mendapat bantuan dari pemerintah Kota Medan,”tegasnya.
Demikian juga yang sering luput pengurusan surat ahli waris. Sebab masih banyak di masyarakat kesulitan mengurus ahli waris sehingga berujung pertengkaran hanya gara-gara kesalahan atau ketidaklengkapan data Adminduknya.
“Jangan nanti tiba-tiba sudah mendesak baru diurus, sementara datanya masih belum lengkap. Sehingga hal ini bisa memicu pertengkaran atau masalah,”katanya seraya mengungkap yang sering juga terlupan pengurusan Akte Lahir dan juga kesahan nama di buku nikah.
Hal lain, Edi Saputra mengingat agar masyarakat jangan sepele dengan surat-surat Adminduk, yaitu lalai mengurus dan jangan pernah meminjamkan Adminduk kepada orang lain, karena bisa saja digunakan untuk yang salah misalnya digunakan pinjol dan lain sebagainya.
Sambil memastikan bantuan tidak akan pernah dapat jika tidak lengkap Adminduk, Edi Saputra mengharapkan kepada kepada masyarakat agar berhati hati menggunakan media sosial. “Gunakanlah teknologi (Digital) untuk bermanfaat, misalnya ibu-ibu bukalah soal Bantuan Sosial (Bansos) dan lainnya yang bermanfaat,”harapnya.
Harus Sinkron
Selanjutnya disampaikannya, data kependudukan masyarakat warga kota Medan yang merupakan identitas diri masih banyak yang tidak sinkron.Sinkron katanya
menjelaskan berlaku pada waktu yang sama, serentak, sejalan, atau selaras dalam surat-surat satu sama lainnya.
“Saya melihat kenapa Penting dan harus sinkron dimiliki warga masyarakat, karena kelengkapan Adminduk tersebut merupakan dasar dari segala dasar untuk kehidupan, namun masih banyak yang tidak lengkap, tidak sinkron bahkan masih ada sama sekali nol data, “ujarnya mengakiri. ***


