#jack, medan
Ketua DPW PSI Sumut, H Nezar Djoeli angkat bicara terkait carut marutnya Badan Keprgawaian Daerah (BKD) Propinsi Sumatera Utara yang kerap aneh dan blunder dalam mengkoleksi jabatan eselom III dan IV yg akan dilantik Gubernur Edi Ramayady.
Nezar menilai lemahnya pemerintahan Edi ini di sebabkan karena pengangkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kepala BKD oleh gubsu yang terkesan asal asalan dan tidak mrmiliki SDM yg baik. “ini terbukti dari dalam beberapa pelantikan kemarin pejabat esselin III dan IV ada yang telah meninggal, pensiun, hingga personal yang pernah di Operasi Tangkap Tangan Poldasu,” ujar Nezar kepada Wartawan, Selasa (28/2/2023) di Medan
Hal ini lanjut anggota dewan ini bahwa suasana itu mencerminkan pemerintah Sumut yang sedang tidak baik baik saja. “Arogansi kepemimpinan gubernur ini seolah olah yang paling tahu ataupun paling benar dalam menjalankan penerintahan ini sangat kental dirasakan di lapisan masyarakat,”
“Banyak persoalan persoalan di sumut ini yg sifatnya hanya seremonial saja tanpa melihat kualitas…..kejarian yg berada di BKD ini patut di duga adanya sebuah konspirasi yg telah berjalan selama ini…!pihak BPK harus mengaudit investigasi atas anggarang yg di terima selama ini oleh dan atas nama oknum oknum yg sudag pensiun,meningal ataupun ott polda ini kemana perginya”.
Menurut Nezzar, Ini hanya salah satu contoh gambaran dari arogansi pemerintah Sumut, belum lagi kita melihat beberapa persoalan yang masih menorehkan catatan buruk lainnya seperti proyek multi years yang stagnan walaupun ada upaya upaya yang di paksakan awalnya, namun sekarang jalan di tempat.
“adanya persoalan medan clun, adanya persoalan tanah sport center dengan SK nya dianulir oleh BPN, adanya penggusuran rumah rakyat yang di daerah lahannya juga tidak jelas atas kepemilikannya, ada juga yg pembangunan rumah sakit yang tidak jelas, belum lagi claim tanah sibolangit pramuka yang alas haknya juga bermasalah. dan apabila diurut kacang masih banyak sekali persoalan pemerintahan sumut yg masih kacau balau,” ujar Nezar sedih.
Dalam kesempatan ini PSI meminta kepada BPK segeralah mendengar suara PSI agar melakukan audit investigasi dan Aparat Penegak Hukum agar membuka mata lebar lebar atas peristiwa yang ada di pemerintahan dan sedang tidak baik baik saja. ***


