#hendrik-rompas, belawan
Seorang pemuda pelaku pencurian barang berharga milik seorang Ustad di Belawan di tembak kakiknya oleh petugas Polres Pelabuhan Belawan karena melawan saat di tangkap Selasa petang (28/02/2023.)
Pelaku beraksi dengan memecahkan kaca mobil milik korban Ustad Syamsul Bahri warga Belawan saat mobilnya di parkirkan di dengan rumah beberapa hari yang lalu.Mengetahui kaca mibil dan barang berharganya hilang dari dalam.mobil,kemudian korban melihat CCTV dan mwngetahui pelaku pencurian tersebut meeupakan tetangga korban swndiri.
Korban selanjitnya membuat pengaduan ke Mapolres Pelabuhan Belawan membawa mobilnya dan hasil rekaman CCTV.Petugas Satres Polres Pelabuhan Belawan berbekal foto dari CCTV langsung mencari pelaku di kawasan Belawan dan sekitarnya.
Dua hari petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mencari pelaku pencuria di dalam mobil dengan cara memecahkan kaca,pelaku di temukan petugas di salah satu cape lesehat di Medan Marelan. Tampa membuang waktu,pelaku langsung di tangkap,namun pelaku memberikan perlawanan menggunakan pisau.
Perugas Polres Pelabuhan Belawan yang menerima perlawanan dari pelaku pencirian akhirnya menembak pelaku di bahagian kakik. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Rudi Sahputra saat di konfirmasi membenarkan pelaku sudah di tangkap petugas.
Pelaku terpaksa di tembak petugas karena melakukan perlawanan saat di tangkap terpaķsa di tembak dari pada membahayakan keselamatan petugas Polres Pelabuhan Belawan.Setlkah di lumpuhkan,pelaku,Imam (30) langsung di bawa petugas ke Rumah Sakit TNI AL Belawan untuk perawatan dan mencabut timah panas yang bersarang di kakiknya.
Setelah pelaku berhasil di obati doktor,pelaku di bawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk di periksa.Petugas juga membawa barang bukti berupa batu yang di pergunakan pelaku memecahkan kaca mo il korban dan sepucuk pisau belati yang di pergunakan pelaku melawan petugas.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon,menjelaskan pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan.Dalam pemeeiksaan petugas,pelaku mengakui terus terang atas perbuatannya dan sudah 6 kali melakukan pencurian di Belawan dengan memecahkan kaca mobil milik korbannya.Secara terpisah Ustad Syamsul Bahri mengaku bahwa barang barangnya ya g di curi korban seharga 30 juta lebih. ***


