#isvan, medan
Proses penimbunan lahan Medan Islamic Centre (MIC) yang berlokasi di Jalan Rawe III, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan terus berlanjut. Saat ini telah memasuki proses finishing pemerataan lahan guna mendukung percepatan pembangunan fisik. Ditargetkan, pemerataan akan selesai pekan depan sehingga pembangunan MIC yang akan menjadi tempat bagi peradaban Islam di ibukota Provinsi Sumatera Utara dapat dimulai.
“Saat ini kita masih melakukan finishing pemerataan lahan. Insya Allah, Minggu depan clear 100 persen,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis saat dihubungi, Rabu (5/4/2023).
Selain pemerataan lahan, ungkap Endar, pemenang lelang yang akan membangun MIC juga baru diumumkan. Di pagu anggaran, jelasnya, biaya pembangunan MIC sebesar Rp.411 miliar. “Kontraknya sudah ada pemenangnya, kalau saya tidak salah pemenanganya mengajukan sekitar Rp.393 miliar lebih,” ungkapnya.
Setelah itu, imbuhnya, segera dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kerja. “Setelah tiga minggu penandatanganan kontrak kerja dilakukan, insya Allah pembangunan fisik MIC akan dimulai,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, proses pembangunan MIC dilakukan dengan sistem multi years. Di tahun 2023 ini, jelasnya, pembangunan fisik yang dilakukan fokus membangun struktur masjid. “Sedangkan di tahun 2024, dilanjutkan dengan pengerjaan arsitektur dan menara masjid,” paparnya. ***


