Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
Ini Medan Bung
Advertisement
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Home Politik

Pengamat Kritik Penunjukan Menhub Dudy Purwagandhi Jadi Ketua DPW PAN Sumut

IniMedanbung.com by IniMedanbung.com
22 Agustus 2026
in Politik
0

byIniMedanbung.com

22 Agustus 2026
Pengamat Politik Nilai Edi Surahman Halangi Tugas Jurnalis, dan Langgar Instruksi DPP Golkar
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

#jack, medan –

Penunjukan Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara (Sumut) menuai sorotan dari Pengamat Politik dan Pemerintahan, Rafriandi Nasution.

Rafriandi menilai keputusan tersebut cukup mengejutkan dan menimbulkan pertanyaan, khususnya terkait proses kaderisasi di tubuh PAN Sumut. Menurutnya, PAN sebenarnya memiliki banyak kader yang telah lama berproses, memiliki rekam jejak politik, serta mempunyai basis dan jaringan yang kuat di Sumatera Utara.

Ia menyebut, sejumlah kader yang duduk sebagai anggota DPR RI, DPRD Sumut, maupun pimpinan partai di tingkat daerah semestinya dapat dipertimbangkan untuk memimpin DPW PAN Sumut.

“Secara logika politik, ini cukup mengejutkan. Kenapa harus seorang menteri yang ditunjuk menjadi ketua partai di Sumatera Utara? Padahal banyak kader PAN yang sudah berprestasi dan berakar di Sumatera Utara,” kata Rafriandi saat memberikan keterangan, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, terdapat kader yang telah menjadi anggota DPR RI selama dua hingga tiga periode maupun kader yang berkiprah di DPRD Sumut. Mereka dinilai lebih memahami kondisi politik dan dinamika masyarakat Sumatera Utara karena telah lama bersentuhan langsung dengan konstituen.

Rafriandi mengatakan, seorang menteri memiliki tanggung jawab besar sebagai pejabat negara. Karena itu, ketika seorang menteri sekaligus dipercaya memimpin partai di daerah, dikhawatirkan akan muncul persoalan pembagian waktu dan fokus dalam menjalankan kedua tanggung jawab tersebut.

“Seorang pejabat negara itu seharusnya bisa melepaskan baju partainya ketika menjalankan tugas kenegaraan. Menteri memiliki tugas yang sangat luas. Sementara memimpin partai di Sumut juga membutuhkan waktu dan energi yang tidak sedikit,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ketua DPW PAN Sumut tidak hanya bertugas menghadiri kegiatan seremonial atau rapat internal partai. Ketua DPW harus melakukan konsolidasi hingga ke seluruh wilayah Sumatera Utara yang terdiri dari 33 kabupaten/kota.

“Urusan partai itu membutuhkan kehadiran, siang dan malam. Harus melakukan konsolidasi di 33 kabupaten/kota. Pertanyaannya, apakah seorang menteri bisa membagi waktunya secara maksimal antara tugas kementerian dengan tugas partai?” kata Rafriandi.

Rafriandi menilai, keputusan tersebut juga berpotensi mengesampingkan kader-kader PAN yang selama ini membangun partai dari bawah.

Menurutnya, jika tujuan utama penunjukan ketua DPW adalah memperkuat PAN menghadapi Pemilu 2029, maka seharusnya partai menerapkan sistem merit dengan memberikan kesempatan kepada kader berdasarkan prestasi, pengalaman, loyalitas, serta kedekatan dengan masyarakat.

“Kalau memang bicara kaderisasi, berikan kesempatan kepada kader yang sudah berproses. Ada anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, ada juga ketua-ketua DPD yang punya prestasi dan jaringan. Mereka memiliki rekam jejak serta komunikasi yang kuat dengan masyarakat,” katanya.

Ia menilai, kader lokal memiliki keunggulan karena memahami karakter politik dan persoalan masyarakat Sumatera Utara secara langsung. Hal tersebut, menurutnya, penting dalam membangun kekuatan partai menjelang Pemilu 2029.

“Jangan sampai kader yang sudah berproses dan berakar di masyarakat justru tidak mendapatkan ruang. Kaderisasi itu harus memberikan kesempatan kepada orang yang mungkin belum terlalu dikenal untuk berkembang, bukan justru selalu mengambil figur dari luar,” ujar Rafriandi.

Selain persoalan kaderisasi, Rafriandi juga mengingatkan potensi munculnya persepsi konflik kepentingan apabila seorang menteri aktif sekaligus menjadi pimpinan partai di daerah.

Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan berarti menuduh adanya penyalahgunaan jabatan, melainkan perlu menjadi perhatian sejak awal agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap partai maupun pemerintah.

“Ini yang harus dijaga. Jangan sampai muncul persepsi bahwa fasilitas, jaringan atau sumber daya kementerian kemudian digunakan untuk kepentingan partai. Itu bisa menjadi masalah,” katanya.

Menurutnya, apabila batas antara tugas sebagai pejabat negara dan kepentingan partai tidak dijaga secara ketat, kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi munculnya berbagai persoalan.

“Jangan sampai kemudian urusan partai bergeser menjadi urusan proyek. Misalnya muncul anggapan mencari celah proyek perhubungan untuk kepentingan tertentu. Niat awalnya mungkin baik, tetapi kalau tidak dikelola dengan integritas yang kuat, hasilnya bisa tidak baik,” tegasnya.

Karena itu, Rafriandi meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam kepengurusan PAN Sumut dapat menjaga batas yang jelas antara kepentingan partai dengan tugas pemerintahan.

Rafriandi juga menyoroti posisi PAN dalam peta politik nasional maupun Sumatera Utara. Ia menilai PAN masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

Menurutnya, partai harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap strategi politik, termasuk menentukan figur yang benar-benar mampu bekerja membangun jaringan hingga tingkat akar rumput.

“PAN ini harus realistis melihat kondisi. Jangan hanya merasa bahwa semuanya sudah baik. Kalau perolehan kursi cenderung stagnan atau bahkan menurun, itu harus dievaluasi,” katanya.

Ia juga mengkritik sikap sebagian pengurus yang dinilai lebih banyak memberikan pujian kepada pimpinan partai daripada menyampaikan analisis objektif mengenai kondisi PAN di lapangan.

“Jangan hanya memberikan pujian kepada ketua umum. Pengurus di daerah harus berani menyampaikan argumentasi yang konkret dan ilmiah. Misalnya, target kursi 2029 berapa, strategi mencapainya bagaimana, daerah mana yang harus diperkuat, dan kader mana yang punya potensi,” ujarnya.

Menurut Rafriandi, keberanian menyampaikan kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam membangun organisasi politik yang sehat.

“Partai membutuhkan analisis yang konkret. Jangan sampai di atas semuanya terlihat bagus, tetapi di lapisan bawah kader justru kesulitan bergerak,” katanya.

Rafriandi menegaskan, proses kaderisasi harus menjadi prioritas bagi PAN jika ingin memperkuat partai dalam jangka panjang.

Menurutnya, kaderisasi tidak cukup hanya dengan memberikan jabatan kepada figur yang memiliki popularitas atau posisi strategis di pemerintahan. Kaderisasi harus dilakukan secara berjenjang dengan memberikan kesempatan kepada kader untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kepercayaan masyarakat.

“Kalau kita bicara kaderisasi, harus ada sistem merit. Siapa yang berprestasi, siapa yang bekerja di masyarakat, siapa yang punya jaringan dan mampu membesarkan partai, itu yang diberikan kesempatan,” tuturnya.

Ia menambahkan, kader partai juga harus membangun kepercayaan masyarakat melalui aktivitas sosial yang nyata. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya melihat simbol partai ataupun kegiatan seremonial.

“Warga partai harus menunjukkan aktivitas sosial yang nyata. Harus hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, dan menunjukkan kinerja. Jangan hanya mengandalkan simbol partai atau kegiatan seremonial,” ujarnya.

Rafriandi berharap penunjukan Dudy Purwagandhi sebagai Ketua DPW PAN Sumut tidak justru menghambat proses kaderisasi dan konsolidasi partai di daerah.

“Jangan sampai penunjukan ini menjadi seperti menaruh gula agar semut datang dan berebut. Yang harus dibangun adalah sistem kaderisasi yang sehat, sehingga kader tumbuh dari bawah dan memiliki kemampuan untuk memimpin,” pungkasnya. ***

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Headline
Previous Post

Tiga Kendaraan di Rumah Ketua DPRD Medan Saat Pohon Tumbang, Sekretariat Jelaskan Statusnya

Next Post

Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

Next Post
Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

Berita Terbaru

  • Car Free Night Kesawan Dorong Perputaran Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata

    Car Free Night Kesawan Dorong Perputaran Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata

    22 Agustus 2026
  • Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall

    Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall

    22 Agustus 2026
  • Pengamat Usulkan Tiga Model Alternatif Penyaluran MBG Pasca Kasus Keracunan

    Pengamat Usulkan Tiga Model Alternatif Penyaluran MBG Pasca Kasus Keracunan

    22 Agustus 2026
  • Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

    Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

    22 Agustus 2026
  • Tiga Kendaraan di Rumah Ketua DPRD Medan Saat Pohon Tumbang, Sekretariat Jelaskan Statusnya

    Tiga Kendaraan di Rumah Ketua DPRD Medan Saat Pohon Tumbang, Sekretariat Jelaskan Statusnya

    22 Agustus 2026
  • Wali Kota Medan Dorong Penguatan Sinergi Dengan Perguruan Tinggi Guna Hasilkan Pembangunan Berbasis Ilmu Pengetahuan

    Wali Kota Medan Dorong Penguatan Sinergi Dengan Perguruan Tinggi Guna Hasilkan Pembangunan Berbasis Ilmu Pengetahuan

    21 Agustus 2026
  • UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

    UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

    21 Agustus 2026
  • Ketua Karang Taruna Bukan Pemburu Rente, Tapi Pemberi Keteladanan

    Ketua Karang Taruna Bukan Pemburu Rente, Tapi Pemberi Keteladanan

    21 Agustus 2026
  • Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

    Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

    21 Agustus 2026
  • Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Mulai dan Siap Berdampak

    Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Mulai dan Siap Berdampak

    21 Agustus 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

PT. MEDIA MEDAN MANDIRI (M-3)

NPWP : 74.561.041.0-113.000

Sejak 2005

Anggota Serikat Perusahaan Pers (SPS)

No. 672/2005/02/E/2020

Office

  • Jl. KL Yos Sudarso KM 15,5 No 120 Medan
  • 061 – 6850370
  • redaksi@inimedanbung.com, yokowebs@yahoo.com
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!