Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
Ini Medan Bung
Advertisement
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Ini Medan Bung
No Result
View All Result
Home Sosial & Pendidikan

Pengamat Usulkan Tiga Model Alternatif Penyaluran MBG Pasca Kasus Keracunan

IniMedanbung.com by IniMedanbung.com
22 Agustus 2026
in Sosial & Pendidikan
0

byIniMedanbung.com

22 Agustus 2026
Pengamat Usulkan Tiga Model Alternatif Penyaluran MBG Pasca Kasus Keracunan
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

#jack, medan –

Pengamat pemerintahan Rafriandi Nasution mengusulkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul terjadinya kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa di Sumatera Utara.

Menurut Rafriandi, pemerintah harus tetap memastikan program MBG berjalan karena menyangkut pemenuhan kebutuhan gizi anak. Namun, mekanisme penyalurannya dinilai perlu dievaluasi dan tidak harus selalu menggunakan sistem dapur terpusat seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan sejumlah model alternatif agar program MBG tetap berjalan, tetapi risiko terhadap keamanan dan kualitas makanan dapat diminimalkan.

“Pertama, bagaimana pemerintah cepat tanggap agar MBG tetap jalan, tetapi modelnya dirubah. Misalnya, pihak pemerintah memberikan santunan atau bantuan kepada keluarga, kemudian keluarga diberikan daftar menu dan sebagainya. Sehingga yang menjamin anaknya makan terpenuhi itu keluarganya,” ujar Rafriandi saat ditemui di Gedung DPRD Sumut, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, model tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai pengawas. Dengan demikian, pengelolaan makanan tidak lagi terpusat dalam jumlah besar, melainkan dilakukan dalam kelompok-kelompok keluarga yang lebih kecil.

“Untuk pengawasannya bisa dikerjasamakan dengan PKK. Jadi satu model sistemnya adalah kelompok-kelompok kecil. Jangan diurus sampai ribuan, seperti sekarang yang terpusat di sekolah,” katanya.

Rafriandi menilai pola tersebut juga memungkinkan orang tua lebih mengetahui secara langsung makanan yang dikonsumsi anak. Pemerintah cukup menentukan standar kebutuhan gizi dan daftar menu, sementara keluarga dapat menyiapkan makanan sesuai ketentuan tersebut.

“Jadi bisa disalurkan ke rumah tangga-rumah tangga, tetapi diberikan daftar menunya. Sehingga masing-masing keluarga memasak sesuai dengan daftar menu itu. Dibuat kelompok-kelompok kecil dan diawasi oleh ibu-ibu PKK,” jelasnya.

Selain sistem berbasis keluarga, Rafriandi menawarkan model kedua berupa pemberian kupon makanan kepada penerima MBG.

Dalam skema ini, setiap anak atau keluarga mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan ke rumah makan yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Rumah makan tersebut nantinya menjadi sentra penyedia makanan di sekitar sekolah atau lingkungan tempat tinggal penerima manfaat.

“Yang kedua model kupon. Setiap keluarga atau anak itu kuponnya ditukarkan ke rumah makan-rumah makan. Jadi yang bisa menjamin persoalan makanan ini kan keluarga, ibunya, mamanya, dengan rumah makan,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui model kupon, orang tua dapat membawa makanan dari rumah makan yang telah ditunjuk untuk kemudian dikonsumsi anak di rumah. Menurutnya, mekanisme tersebut juga memungkinkan makanan diterima dalam kondisi lebih segar.

“Misalnya setiap sekolah ada beberapa sentra rumah makan di situ, kemudian diberikan kupon. Mamanya pergi ke sana untuk mengambil lauknya, kemudian dibawa pulang. Jadi makanan bisa lebih segar dan kebutuhan anak tetap terpenuhi,” ujarnya.

Rafriandi juga mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan SPPG sebagai satu-satunya model dalam penyediaan MBG. Ia khawatir apabila dapur MBG berkembang dengan pola bisnis yang terlalu besar, akan muncul persoalan baru dalam pelaksanaannya.

“Jangan SPPG ini berubah menjadi rumah makan yang menyediakan untuk MBG. Lama-lama akan bersaing dan akhirnya berdiri tolak ukur keuntungan. Saya kira pola bisnis seperti itu harus dievaluasi,” tegasnya.

Menurut Rafriandi, model ketiga dapat berupa kerja sama langsung antara pemerintah dengan rumah makan yang berada di sekitar sekolah. Pemerintah dapat menunjuk sejumlah rumah makan yang memenuhi standar kebersihan dan gizi, kemudian memberikan kupon kepada siswa penerima MBG.

“Yang ketiga, kerja sama dengan rumah makan. Setiap sekolah ada beberapa sentra rumah makan di situ, kasih kupon. Jadi orang tua tinggal mengambil makanan untuk dibawa pulang,” katanya.

Ia menilai ketiga model tersebut perlu diuji dan dibandingkan efektivitasnya dalam beberapa bulan. Evaluasi tidak hanya dilakukan dari sisi biaya, tetapi juga dari aspek keamanan pangan, kualitas makanan, serta dampaknya terhadap pertumbuhan anak.

“Ketiga model ini akan dilihat, bagaimana biaya dan efektivitasnya. Evaluasi tiga bulan ke depan. Sistem yang sekarang ini efektif atau tidak, karena sudah ada kejadian keracunan, berarti kan harus ada evaluasi,” ungkapnya.

Rafriandi mengatakan evaluasi terhadap sistem MBG harus dilakukan secara serius, termasuk menyelidiki sumber penyebab keracunan dan memastikan pihak yang bertanggung jawab.

“Evaluasinya luar biasa penting. Sampai harus ada yang dipecat, harus ada yang diberhentikan, harus ada investigasi siapa yang menyebabkan, kumannya di mana, penyakitnya apa dan sebagainya,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program MBG seharusnya tidak hanya diukur berdasarkan jumlah makanan yang berhasil dibagikan kepada siswa. Pemerintah juga perlu melihat dampak nyata terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak.

“Nanti dievaluasi mana yang paling efektif. Pertumbuhan anaknya di mana yang paling baik. Kalau anak-anak di satu model pertumbuhannya lebih bagus, itu yang dikembangkan,” ujarnya.

Rafriandi berharap pemerintah tidak memaksakan satu sistem penyaluran MBG untuk seluruh daerah. Menurutnya, karakteristik setiap wilayah berbeda sehingga mekanisme pemenuhan gizi anak juga dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.

“Jadi jangan dipaksakan satu sistem saja. Kalau satu sistem terpusat seperti sekarang, kesannya juga menjadi bisnis karena semuanya disediakan dan dikelola dalam satu pola. Padahal yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan makanan yang aman, bergizi dan sesuai kebutuhannya,” pungkasnya. ***

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Headline
Previous Post

Rico Waas Tak Hadir Peresmian BRT Mebidang: Ihwan Ritonga : Konyol Kalau Tidak Mendukung Program BRT

Next Post

Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall

Next Post
Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall

Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall

Berita Terbaru

  • Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Narkotika, Wali Kota Medan Dukung Penuh Langkah Tegas Polri

    Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Narkotika, Wali Kota Medan Dukung Penuh Langkah Tegas Polri

    24 Oktober 2026
  • Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

    Plt. Bupati Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

    24 Oktober 2026
  • Plt. Bupati Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

    Plt. Bupati Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

    24 Oktober 2026
  • Serahkan Bantuan Permakanan, Wali Kota Tebing Tinggi Ajak ASN dan Masyarakat Tingkatkan Empati Kepada Warga Kurang Mampu

    Serahkan Bantuan Permakanan, Wali Kota Tebing Tinggi Ajak ASN dan Masyarakat Tingkatkan Empati Kepada Warga Kurang Mampu

    24 Oktober 2026
  • Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot

    Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot

    24 Oktober 2026
  • Pj Sekda Kota Medan Tegaskan Retribusi Bukan Sekadar Capaian Target, Tapi Soal Kualitas Layanan

    Pj Sekda Kota Medan Tegaskan Retribusi Bukan Sekadar Capaian Target, Tapi Soal Kualitas Layanan

    23 Oktober 2026
  • Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Rico Waas Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

    Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Rico Waas Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

    23 Oktober 2026
  • Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan

    Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan

    23 Oktober 2026
  • Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

    Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

    23 Oktober 2026
  • Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

    Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

    22 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

PT. MEDIA MEDAN MANDIRI (M-3)

NPWP : 74.561.041.0-113.000

Sejak 2005

Anggota Serikat Perusahaan Pers (SPS)

No. 672/2005/02/E/2020

Office

  • Jl. KL Yos Sudarso KM 15,5 No 120 Medan
  • 061 – 6850370
  • redaksi@inimedanbung.com, yokowebs@yahoo.com
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Lingkungan
  • Advetorial

© 2022 Ini Medan Bung. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam