#jack, medan –
Pimpinan (Wakil Ketua) DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai Gerindra, H. Ihwan Ritonga, mengaku kecewa dengan sikap Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang tidak menghadiri kegiatan peresmian Bus Rapid Transit (BRT) Medan – Binjai – Deliserdang (Mebidang) di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada Rabu (19/8) lalu.
“Kalau Wali Kota Medan (Rico Waas) tidak hadir, pastinya kita kecewa,” ucap Ihwan Ritonga saat diwawancarai Sumut Pos, Jumat (21/8/2026).
Dikatakan Ihwan Ritonga yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution sangat serius dalam membenahi sistem transportasi di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Medan, Binjai dan Deliserdang.
Oleh sebab itu, sudah seharusnya Rico Waas sebagai Wali Kota Medan, mendukung penuh upaya tersebut dengan turut menghadiri peresmian BRT Mebidang di Lubuk Pakam dan tidak hanya diwakilkan oleh Zakiyuddin Harahap sebagai Wakil Wali Kota Medan.
“Pak Gubernur (Bobby Nasution) kan sangat semangat soal beginian, tapi tiba-tiba (Wali Kota Medan) di undang malah nggak datang,” ujarnya.
Ihwan Ritonga mengatakan, tentunya Pemprov Sumut sudah mengundang kepala daerah terkait, mulai dari Wali Kota Medan, Wali Kota Binjai, dan Bupati Deliserdang untuk menghadiri kegiatan peresmian BRT Mebidang tersebut. Oleh karenanya, pihaknya sangat menyayangkan ketidakhadiran Rico Waas pada kegiatan itu.
“Persoalan tidak dihadiri oleh Wali Kota Medan (Rico Waas) dan hanya dihadiri Wakil Wali Kota Medan (Zakiyuddin Harahap), tentu sangat kita sayangkan juga ketidakhadiran itu. Padahal, BRT Mebidang itu adalah program yang sangat strategis untuk mendorong dan membantu masyarakat (di bidang transportasi), khususnya masyarakat Sumut yang bekerja di kawasan Mebidang ini,” katanya.
Dijelaskan Ihwan Ritonga, sejatinya dirinya tidak mengetahui apa alasan Rico Waas tidak menghadiri undangan tersebut. Akan tetapi, seharusnya Wali Kota Medan dapat menghormati undangan resmi yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara.
“Saya nggak tahu ya kenapa alasannya nggak datang. Tapi kalau nggak datang dengan alasan ada tugas lain, nah itu saya kira salah ya, karena ini undangan resmi dari Pak Gubernur. Saya kira Pak Gubernur saja hadir, tapi Wali Kota (Medan) nggak hadir, tentu sangat kita sayangkan,” jelasnya.
Ihwan Ritonga mengatakan, program BRT Mebidang sejatinya sangat bermanfaat untuk masyarakat Sumatera Utara, termasuk masyarakat Kota Medan. Oleh sebab itu, sangat konyol apabila Pemko Medan tidak mendukung program BRT Mebidang yang diperjuangkan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
“Konyol lah kalau (Rico Waas) tidak mendukung program strategis seperti (BRT Mebidang) itu,” pungkasnya. ***


