#hendrik-rompas
Ekses teerbakarnya gudang penimbunan ikan teri milik Olo Pangabean di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan,Selasa malam ( 21/02/2023) mengakibatkan seratus orang tenaga kerjanya menjadi penganggiran.
Terbakarnya gudang penimbunan ikan teri tersebut awalnya dari arus pendek listrik dari gudang yang di jadikan penimbunan BBM Solar.Seratusan pekerja yang menjadi pengangguran tersebut terdiri dari wanita yang setiap harinya memilih ikan teri dan para pria yang sebagai pengangkut ikan teri yang kering sehabis di jemur.
Hal tersebut di sampaikan Mamak Maria Br Sihite, kami saat ini menjadi pengangguran, disinilah tempat kami mencari makan untuk menghidupi keluarga kami.Hal senada juga di sampaikan Ibu Susi,warga Medan Marelan yang sehari harinya bekerja di tempat penjemuran ikan teri.
Jika masalah gaji ya tidak seberapa hanya sebesar Rp 80 ribu rupiah dan itulah yang untuk memenuhi kebituhan anak sekolah dan biaya rumah tangga.Maklumlah saya janda yang tinggal suami saya meninggal dunia 5 tahun yang lalu.
Pengamatan Wartawan ini di lokasi kebakaran yang menghanguskan 6 unit gudang penimbunan ikan teri,lokasi tersebut telah di pasangi garis Polisi oleh petugas Polres Pelabuhan Belawan.Pemasangan garis Polisi ini untuk memudahkan penyelidikan petugas Polres Pelabuhan Belawan.
Secara terpisah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon,mengatakan bahwa lokasi kebakaran tersebut kini terus di jaga petugas untuk mengantisipasi tidak kejahatan yang akhir akhir ini marak di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan. ***


