#hendrik-rompas, belawan
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H pedang pakaian bekas atau monja bebes masuk ke Medan menggunakam kapal KM Kelud yang baru datang dari Batam, Senin siang (26/03/2023)
KM Kelud yang datang ke Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan menurunkan penumpang.sebanyak 1200 orang penumpang pria dewasa,wanita dewasa dan sejumlah anak anàk. Selain itu banyak juga pedagang yang turun dari atas kapal membawa sejumlah koper berisi pakaian bekas atau monja.
Pakaian bekas atau monja yang di turunkan dari atas kapal tersebut di masukkan kedalam koper keper,selain itu ada pula yang di bungkus menggunakan kain sprai dan di dalam kardus.Jumalah sekitar ratusan bal dan menurunkan dari atas kapal biruh nagasi atau tukang angkut barang.
Buruh bagasi atau buruh pengangkut barang barang tersebut saat melintasi petugas Bea dan Cukai Belawan cukup hanya mengangkat tangan,sementara petugas Bea dan Cukai terlihat tersenyum dan humanis saat menyaksikannya barang monja atau pakaian bekas itu melintas di hapan 3 orang petugas Bea dan Cukai.
Wartawan yang memoto pemilik barang di hardik sambil berkata kasar dan mengatakan,jangan coba coba memberitakan kegiatan kami ya,jika tidak ingin berhadapan dengan pengawal pengawal kami,kata salah seorang pedang wanita berbadan gemuk.
Setelah pakaian bekas atau monja tersebut keluar dari dalam Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan yang di angkat petugas bagasi,kemudian tas dan kardus kardus berisi pakaian bekas atau monja tersebut di masukkan kedalam mobil pribadi yang telah menunggunya di luar Terminal.
Pengamatan Wartawan ini di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan,penyeludupan pakaian bekas ini ke Medan di pastikan sudah ada kerja sama antara petugas dan penyeludup pakaian bekas atau monja dari Pelabuhan Belawan. Terlihat puluhan mobil pribadi memuat pakaian bekas atau monja tersebut di kawal petugas berpakaian preman sambil memegang HT dan mengaturnya. ***


