#hendrik-rompas, belawan
Polres Pelabuhan Belawan melaksakan Vaksinasi masal tapi tidak memenuhi Protol Kesehatan seperti yang di anjurkan Pemerintah Republik Indonesia.
Paksinasi masal ini di Polres Pelabuhan Belawan ini di adakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 yang hingga kini masih mewabah masyarakat Indonesia terutama di Kota Medan dan khususnya masyarakat Medan Utara.
Tujuan Polres Pelabuhan Belawan mengadakan Vaksinasi masal tersebut sangat bagus sekali untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kini masih mewabah dan sudah merenggut nyawa ratusan orang.
Tapi pelaksanaan tidak mengindah protokol kesehatan seperti yang telah di anjurkan Pemerintah melalui menteri Kesehatan untuk mencuci tangan, memakai masker,menjaga jarak dan tidak berkerumun atau bergerombol.
Namun kenyataannya,ratusan orang yang akan di Vaksinnasi tersebut berkerumun/ bergerombol,tidak menjaga jarak dan berdesak desakan saat antri untuk mendaftar mengambil kartu .Selain itu saat masuk keruangan juga berdesak desakan.
Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan Vaksinnasi masal ini mulai Jumat 4 Juni hingga 7 Juni 2021.Bukan tanggung tanggung yang di Vaksinnasi tersebut jumlahnya 1000 orang lebih dari Lansia hingga orang Dewasa yang ada di 5 Kecamatan seperti Medan Belawan,Medan Labuhan,Medan Deli,Medan Marelan dan Hamparan Perak.
Paksinasi tersebut yang mengumpulkan massanya setiap Polsek Polsek yang ada dibawah naungan Polres Pelabuhan Belawan.Malahan seperti Polsek Medan Labuhan mendatangkan massanya diperkirakan jumlahnya ratusan orang dengan diangkut Bus Pariwasata ke Mako Polres dan begitu juga dari Polres Hamparan Perak peserta yang datang menggunakan beberapa Bus dan mibil pribadi.
Membludaknya peserta Vaksinnasi tersebut terlihat petugas yang menangani kewalahan karena banyaknya masyarakat yang mau di Paksinnasi.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.H.Muhammad Dayan SH.MH,Waka Polres Kompol Herwansyah yang akan di konfirmasi kegiatan tersebut tidak ada di tempatnya.
Salah seorang yang akan melakukan Vaksinnasi di Mapolres Pelabuhan Belawan, yang tak mau di sebut namanya asal Medan Deli ini terpaksa membatalkan karena tak sanggup untuk antri mengambil kartu.Wanita keturunsn China yang datang dengan mobil dan saat masuk kr Mako menggunakan tongkat dan dipapah memilih mundur takut tersenggol orang yang berdesak desakan. ***
Foto para peserta Vaksinasi bergerpmbol.(*)


