#hendrik-rompas, belawan
Kondisi Danau Siombak yang mengalami pendangkalan dan merupakan salah satu penyebab atau pemicuh terjadinya rob (banjir air laut) yang kerap merendam kawasan pemukiman penduduk di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan sekitarnya akan segera dibenahi oleh Pemko Medan.
Hal tersebut dikatakan Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution, dalam kata sambutannya pada acara Festival Payau Puan Paloh di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu sore (11/3/2023).
Kami sedang berusaha keras, berkolaborasi dengan Kementerian PUPR, mohon doanya agar segera terealisasi, Danau Siombak harus dibenahi, karena merupakan salah satu sebab banjir rob,” ujar Wali Kota Medan.
Menurut Wali Kota Medan, estimasi anggaran untuk pembenahan fisik Danau Siombak hampir mencapai Rp 300 miliar, serta biaya pembebasan tanah kurang lebih Rp 40 miliar hingga Rp 50 miliar.
Terkait dengan pendanaan yang tergolong besar itu, menurut Wali Kota Medan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran, dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini.
Wali Kota Medan juga mengatakan, selain Danau Siombak, TPA Terjun, satu lokasi di Kecamatan Medan Labuhan juga akan dijadikan sebagai kolam atau daerah resapan air, sehingga banjir akibat curah hujan yang tinggi serta rob, yang kerap melanda kawasan utara Kota Medan dapat teratasi.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Medan juga mengatakan, jika pembenahan Danau Siombak sudah terealisasi, masyarakat harus dapat mengembangkan kawasan Kelurahan Paya Pasir menjadi tempat wisata, sehingga dapat mendorong tingkat perekonomian masyarakat, apalagi di daerah tersebut juga terdapat Museum atau Situs Kota Cina.
Sebelumnya, Ketua Panitia Festival Payau Puan Paloh, Herawati Handayani, dalam kata sambutannya mengatakan, festival kuliner yang diselenggarakan oleh kaum perempuan tersebut bertujuan agar kalangan perempuan memiliki kepercayaan diri dalam menopang perekonomian keluarga.
Festival Payau Puan Paloh yang baru pertama sekali digelar dan mendapat perhatian serius dari Wali Kota Medan tersebut nantinya akan dimasukkan dalam kalender atau kegiatan tahunan Dinas Parawisata Medan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Medan didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon dan rombongan sempat meninjau sejumlah stand kuliner dan mencicipi makanan yang dijual oleh para peserta festival. ***


