#burhan, binjai
Ketua DPRD Kota Binjai, H Noor Sri Alamsyah Putra ST, mengaku kesal dan kecewa kepada oknum Lurah Pekan Binjai Kecamatan Binjai Kota, SM yang mengaku tidak mengetahui jika ada warganya yang terpapar Covid-19.
Padahal diketahui, kayanya, pihak Dinas Kesehatan Kota Binjai, sudah mendatangi lokasi Kampung Tanjung yang merupakan bagian dari Kelurahan Pekan Binjai pada Selasa (23/2/2021) lalu, dan bertemu dengan Irwansyah, selaku Kepala Lingkungan l, guna mencari informasi terkait warga yang terpapar Coronavirus Disease 2019.
Hasilnya, Dinas Kesehatan Kota Binjai, menemukan 5 orang warga Kelurahan Pekan Binjai, yang positif terpapar Covid-19.
Menurut Ketua DPRD Binjai itu, sikap oknum Lurah Ini sangat fatal dan perlu dievaluasi kinerja oknum Lurah Pekan Binjai yang dinilai tidak menjalakan fungsi jabatannya dengan baik. Perlu segera diperiksa dan bila terbukti salah maka kami DPRD mendukung untuk dicopot dari jabatannya,” ujar Ketua Golkar Binjai itu kepada pers, kemarin. “Seandainya warga merasa kecewa dan dinilai tidak layak, berarti jabatan Lurah yang dipercayakan kepada Bapak Sumarno, perlu untuk dievaluasi kembali,” ungkapnya dengan nada kesal.
Tidak hanya melakukan evaluasi, lanjut H Kires, biasa ia dipanggil begitu, atas dasar kekecewaan dari masyarakat sekitar tersebut, kita juga meminta kepada Pemerintah Kota Binjai melalui dinas terkait, untuk dapat mengganti jabatan Sumarno selaku Lurah Pekan Binjai.
Menurut H Kires, ketidak-tahuan SM ada warganya yang terpapar virus covid 19, bisa jadi dia (Sumarno-red) tidak mau atau tidak bermasyarakat, dan bahkan bisa saja jarang masuk Kantor,” tegasnya.
Disoalnya maraknya permainan ketangkasan di Kampung Tanjung yang banyak didatangi pengunjung, sehingga berdampak pada munculnya klaster baru penyebaran Covid-19, H Kires mengatakan jika hal itu adalah kewenangan Pemerintah Daerah, yaitu Pemko Binjai. “Pemko Binjai, dalam hal ini Satpol PP sebagai penegak Perda. Kalau itu menjadi penyebab munculnya klaster baru, kami tentunya sangat mendukung kalau itu ditutup,” ujar Ketua DPRD Binjai.
Diberitakan sebelumnya, Lurah Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Sumarno, dinilai tidak peduli kepada warganya. Hal itu dikarenakan ia tidak mengetahui adanya 5 warganya yang positif terpapar Covid-19 di Kelurahan Pekan Binjai, tepatnya di daerah Kampung Tanjung.
Ketidaktahuan Lurah Pekan Binjai, Sumarno, diketahui saat awak media mendatangi kantornya yang beralamat di Jalan Tuan Syekh Ukur, Pekan Binjai, saat ingin melakukan konfirmasi kepadanya terkait 5 warganya yang terpapar Covid. “Saya tidak tau kalau ada warga saya di Kampung Tanjung yang terpapar Covid. Karena saya tidak menerima laporan,” ungkapnya, Senin (1/3) Sore.
Selaku Lurah Pekan Binjai, Sumarno juga mengatakan jika Kepala Lingkungan (Kepling) l yang bernama Irwansyah, tidak melaporkan jika ada warga yang terpapar Covid-19. “Saya belum mengetahui. Setahu saya ada dulu, sekitar setahun yang lalu, bulan Maret 2020,” beber Sumarno, yang terlihat nafasnya tersengal sengal dan mengaku sesak nafas karena penyakit asma yang dideritanya sedang kambuh. (*)


