#jack, medan
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (Sekwan DPRD Sumut) perlu mengevaluasi rekanan yang selama ini tetap menjadi pemenang, dalam menangani kegiatan di Gedung DPRD Sumut.
Disebut-sebut pemenang tender proyek di DPRD Sumut itu beredar nama, bahwa setiap tahun ia tetap jadi pemenang, kenapa bisa dan ada apa…???, ungkap kalangan jurnalis di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (26/7/2021).
Anehnya, meski setiap tahun jadi pemenang tender, namun kondisi gedung Dewan Sumut dan ruangan Paripurna yang berada di Jalan Imam Bonjol Medan, sudah hampir 2 tahun ini dalam kondisi bocor yang tak kunjung selesai perbaikan nya hingga sekarang.
Dari pantauan wartawan, setiap musim penghujan terlihat atap gedung wakil rakyat itu pada bocor, sebagai tempat menampung aspirasi dan membahas anggaran, seharusnya gedung DPRD Sumut ini harus tetap terjaga perawatannya.
Seperti diruang Paripurna pernah terjadi kehebohan saat hujan turun, petugas security dan staf sekretariat dewan, kewalahan ikut menampung air hujan, dan menjadi konsumsi pemberitaan media cetak dan online pada waktu lalu.
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Sumut, Muda Sakti Lubis mengatakan bahwa saat ini tidak ada anggaran perawatan gedung, yang ada hanya anggaran perawatan AC, TV Kabel, Listrik, Air dan telepon. “Itupun tidak besar. Hanya Rp300 juta per tahun,” ungkapnya kepada wartawan saat diruang kerjanya. ***

